RADAR BOGOR - Jelang penundaan kebijakan selama 90 hari, pasar keuangan sempat bergejolak.
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, pelemahan IHSG dan rupiah yang terjadi saat itu dipicu oleh kepanikan investor setelah pengumuman resmi disampaikan pemerintah.
Dalam konferensi pers APBN KiTA, Kamis (8/1/2026), Purbaya menyampaikan bahwa pelaku pasar saat itu bereaksi berlebihan karena menganggap kondisi ekonomi Indonesia akan terguncang.
Ia menerangkan bahwa kekhawatiran tersebut sebenarnya tidak terbukti.
Menurut penjelasannya, situasi tidak seburuk yang diasumsikan dan tokoh politik global seperti Donald Trump pun tidak memberikan dampak negatif sebesar yang diperkirakan sebagian pihak.
"Donald Trump juga ternyata enggak segilah yang kita duga lah ya," ucap Purbaya.
Purbaya juga mengatakan, pemerintah memilih langkah penyesuaian kebijakan secara bertahap.
Pendekatan ini, kata Purbaya, dinilai lebih aman dibandingkan skenario ekstrem seperti yang dialami Venezuela, yang sempat menghadapi tekanan nilai tukar dan aksi demonstrasi besar pada triwulan ketiga.
Purbaya menegaskan, respons cepat pemerintah melalui berbagai terobosan kebijakan dan langkah proaktif di sektor perdagangan menjadi faktor utama dalam meredam tekanan pasar serta menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim