RADAR BOGOR - Pemerintah memastikan langkah stabilisasi ekonomi terus diperkuat menjelang penutupan tahun 2025.
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTA, Kamis (8/1/2026) memaparkan, tekanan global pada triwulan IV mulai mereda dan prospek ekonomi dunia menunjukkan tanda perbaikan.
Dalam situasi tersebut, pemerintah memprioritaskan upaya menjaga momentum pertumbuhan dengan memperkuat mesin fiskal dan sektor keuangan.
Purbaya menjelaskan, pemerintah menggelontorkan stimulus tambahan melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT) sementara, program magang, serta diskon transportasi selama periode Natal dan Tahun Baru.
Ia menambahkan, pemerintah juga meningkatkan penempatan kas negara di bank-bank komersial sebesar Rp6 triliun untuk mendorong likuiditas dan aktivitas ekonomi secara langsung.
Selain itu, pemerintah mulai mempercepat proses debirokrasi dan deregulasi, salah satunya dengan menghadirkan kanal aduan P2SK sebagai wadah penyelesaian kendala para pelaku usaha.
Purbaya menyebutkan, meski baru dua kasus yang disidangkan melalui kanal tersebut, beberapa hambatan yang dihadapi dunia usaha telah berhasil ditangani.
Pemerintah menegaskan, kata Purbaya, langkah percepatan perbaikan sistem akan terus diperdalam agar berbagai kendala yang menghambat ekonomi dapat segera dihilangkan.
Dengan kombinasi stimulus fiskal, sambung Purbaya, penataan sektor keuangan serta pertumbuhan global yang semakin stabil.
Pemerintah optimistis, pemulihan ekonomi akan terus berlanjut hingga tahun mendatang. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim