RADAR BOGOR - Direktur Utama BULOG, Letjen TNI (Purn), Ahmad Rizal Ramdhani memastikan kebutuhan pangan para korban bencana Sumatera terpenuhi hingga menjelang Imlek dan Bulan Ramadhan 2026.
Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers terkait perkembangan terkini penanganan bencana di wilayah Sumatera di Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Jumat 9 Januari 2025.
"BULOG dalam pendistribusian pangan kami dilipatgandakan stoknya, misalnya di Aceh membutuhkan 5 ribu ton, kami tingkatkan 3 x lipat. Begitu pun di Sumateran Barat dan Sumatera Utara," ujarnya.
Di Provinsi Aceh, Rizal menuturkan, BULOG memiliki 15 gudang yang tersebar di sejumlah kota/kabupaten.
Dari belasan gudang tersebut, tersimpan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 64.889 ton, dan minyak goreng sebanyak 307.220 kiloliter.
Kemudian cadangan beras bencana alam yang telah BULOG salurkan ke warga terdampak di Aceh sebanyak 12.561 ton, dan cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) sebanyak 154 ton.
"Sesuai permintaan Gubernur Aceh, yang meminta tambahan 5 ribu ton dan itu sudah kami kirim dan sudah terdistribusi ke masing-masing kabupaten kota," jelasnya.
Masih di Aceh, bantuan pangan beras yang disalurkan BULOG yakni sebanyak 8.922 ton, dan bantuan minyak goreng 1.784 kiloliter.
"Khusus wilayah Aceh kami prioritaskan wilayah Takengon dan Bener Meriah, kemudian Aceh Tamiang. Bantuan kami tidak hanya beras, namun juga minyak dan gula, serta berupa dana maupun pakaian layak pakai," tambah Rizal.
Lalu di wilayah Sumatera Utara, BULOG memiliki sebanyak 19 titik gudang dengan stok sebanyak 17.904 ton, dan minyak goreng 284.588 kiloliter.
Dengan cadangan beras untuk bencana alam telah terdistribusikan sebanyak 5.098 ton, dengan CPPD sebanyak 57 ton.
Bantuan pangan beras yang telah terdistribusikan di wilayah tersebut sebanyak 15.212 ton, dan minyak goteng 3.042 kiloliter.
Kemudian wilayah Sumatera Barat. BULOG memiliki 12 gudang dengan posisi stok yang semuanya aman.
Untuk CBP sebanyak 5.508 ton, ditambah 30 ribu ton yang saat ini dalam proses pengiriman dari Jakarta ke Padang.
Sementara cadangan minyak goreng ada sebanyak 15.928 kiloliter.
"Bantuan bencana alam yang sudah terdistribusikan di Sumbar sebanyak 1.069 ton, dan CPPD 160 ton. Lalu Bantuan pangan beras sebanyaj 6.795 ton, dan minyak goreng 1.359 kiloliter," jelas Rizal.
Dengan begitu, ia memastikan stok cadangan beras dan bahan pangan lainnya di wilayah bencana Sumatera aman hingga beberapa waktu ke depan.
"Kesiapan stok ini untuk menghadapi Imlek, Bulan Ramadhan dan Lebaran yang akan datang," pungkasnya.(cok)
Editor : Alpin.