RADAR BOGOR - Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Dusun Simpang Empat, Kabupaten Aceh Tamiang, rampung. Korban bencana pun sudah mulai menempati fasilitas tersebut.
Project Koordinator Huntara Yusuf Sitorus mengatakan Huntara dibangun di atas tanah seluas 6 hektare. Lahan tersebut berada dalam kepemilikan PTPN.
“Pengerjaan Huntara dilaksanakan selama dua pekan, dari tanggal 23 Desember hingga 8 Januari 2026. Jadi memang ini target harus serah terima bulan ini,” ujar Yusuf.
Hampir seluruh unit terisi penuh. Total penghuninya mencapai 154 Kartu Keluarga. Pemerintah Daerah diharap dapat mengerahkan warganya untuk pindah.
“Kami berharap dari Pemda Aceh Tamiang bisa membawa warganya kesini karena fasilitasnya sudah disediakan,” terang Yusuf pada Radar Bogor.
Yusuf memberikan garansi kenyamanan penghuni Huntara akan diutamakan. Satu unit Huntara memiliki luas 4,5 X 4,5 meter.
Kondisi ini dipandang sudah layak untuk ditempati. Seluruh wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang disebut bakal dibangun fasilitas serupa.
Hanya saja luas dan unitnya disesuikan dengan ketersidaan lahan dan jumlah warga.
“Iya di seluruh Aceh Tamiang, tapi tidak tau jumlah pastinya berapa itu sesuai dengan kebutuhan warga di tempatnya masing-masing,” ujar Yusuf.
Penghuni Huntara Muhammad Amin mengaku nyaman selama tinggal di Huntara. Seluruh fasilitas penunjang disebutnya sudah cukup lengkap dan memadai.
“Di dalam luar biasa nyaman. Terimaksih kepada yang sudah memberi. Tempat tidur ada lengkap fasilitas dapur ada,” singkat Amin.(bay)
Editor : Alpin.