RADAR BOGOR - Bagi calon peserta CPNS tahun 2026, memahami pola seleksi pada tahun-tahun sebelumnya bisa menjadi strategi penting untuk mempersiapkan diri.
Berdasarkan data dari seleksi CPNS 2024 seperti yang dilansir dari akun instagram @studicpns, khususnya tes SKB Non-CAT atau tes fisik (Samapta) bahwa berbagai instansi memiliki standar dan materi yang relatif konsisten.
Meskipun tahun 2026 mungkin terdapat beberapa penyesuaian, rincian berikut memberikan gambaran prediksi yang cukup akurat bagi pelamar, termasuk jenis tes fisik dan dokumen persyaratan umum yang wajib dipersiapkan.
1. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK)
Untuk formasi khusus seperti Polisi Kehutanan dan Manggala Agni, tes fisik meliputi beberapa komponen utama.
Peserta harus mampu melakukan lari ketahanan selama 12 menit, pull up maksimal 1 menit, sit up dan push up masing-masing selama 1 menit, serta shuttle run sejauh 3 x 10 meter.
Tes ini menekankan ketahanan fisik dan kekuatan otot inti yang dibutuhkan untuk tugas lapangan.
2. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham)
Formasi untuk lulusan SLTA sederajat, biasanya untuk posisi Penjaga Tahanan, mengharuskan peserta menjalani lari 12 menit, push up dan sit up masing-masing 1 menit, shuttle run 10 meter sebanyak 6 putaran, pull up 1 menit, serta chinning 1 menit.
Latihan kombinasi ini menilai kekuatan tubuh bagian atas, daya tahan, serta kecepatan gerak.
3. Badan Keamanan Laut (Bakamla)
Baca Juga: Bansos 2026 Terancam Putus? Pemegang Kartu KKS Wajib Tahu 4 Larangan Fatal Ini agar Saldo Tetap Cair
Untuk jabatan Anak Buah Kapal, tes fisik hampir sama dengan Kemenkumham, namun terdapat tambahan ujian renang dengan jarak tempuh 50 meter.
Lari selama 12 menit, pull up, push up, sit up masing-masing 1 menit, dan shuttle run 10 meter x 6 putaran menjadi standar, menunjukkan pentingnya ketahanan fisik dan kesiapan untuk tugas di laut.
4. Badan Intelijen Negara (BIN)
Semua formasi di BIN mengikuti pola tes fisik serupa: lari 12 menit, push up, sit up, pull up, chinning masing-masing 1 menit, dan shuttle run 10 meter x 6 putaran.
Tes ini menekankan kebugaran jasmani menyeluruh, penting untuk kesiapan operasional di lapangan intelijen
5. Kejaksaan RI
Formasi untuk lulusan SMA sederajat, biasanya posisi Pengawal Tahanan, memiliki tes fisik yang meliputi lari 12 menit, push up, sit up, pull up, chinning masing-masing 1 menit, serta shuttle run 10 meter sebanyak 3 putaran.
Intensitas tes sedikit lebih ringan dibandingkan instansi lain, tetapi tetap menekankan ketahanan dan kekuatan fisik.
Dokumen Persyaratan Umum
Selain kesiapan fisik, setiap peserta CPNS wajib menyiapkan dokumen administratif. Berdasarkan seleksi CPNS 2024, dokumen yang harus dipersiapkan meliputi:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Ijazah sesuai pendidikan terakhir
3. Transkrip nilai asli
4. Pas foto terbaru
5. Surat pernyataan
6. Kartu Keluarga (KK)
7. Surat lamaran
Dokumen ini biasanya harus dibawa dalam bentuk asli dan fotokopi sesuai ketentuan instansi. Persiapan administrasi yang lengkap akan memperlancar proses seleksi dan mencegah peserta gugur karena kelalaian dokumen.
Kesimpulannya, prediksi tes SKB Non-CAT CPNS 2026 dapat mengacu pada pola seleksi fisik CPNS 2024, dengan materi yang menilai ketahanan, kekuatan, dan kecepatan peserta.
Menyusun jadwal latihan fisik dan menyiapkan dokumen administratif sejak awal menjadi strategi yang bijak agar peluang lulus seleksi meningkat.***
Editor : Asep Suhendar