RADAR BOGOR - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi, menyoroti perbedaan mencolok dalam cara pemerintah menangani pengangkatan pegawai Satuan Pelayanan Makan Bergizi (SPPG) dibandingkan dengan nasib guru honorer.
Menurut Unifah, proses pengangkatan pegawai SPPG berjalan relatif cepat dan terkoordinasi dengan baik.
Hal ini terjadi karena program tersebut merupakan prioritas nasional yang dikelola langsung oleh satu badan khusus, yaitu Badan Gizi Nasional (BGN).
Sebaliknya, ia menilai kondisi ini memperlihatkan ketimpangan kebijakan negara yang nyata.
Guru, yang memegang peran krusial sebagai tenaga pendidik, justru harus menjalani proses panjang dan berliku untuk mendapatkan status PPPK, meskipun banyak dari mereka telah mengabdi selama puluhan tahun.
Unifah menyatakan bahwa kondisi ini menunjukkan tenaga pendidik belum mendapatkan prioritas yang pantas dalam kebijakan negara, padahal mereka adalah garda terdepan dalam mendidik generasi masa depan.
Tuntutan dan Solusi dari PGRI
Merespons ketimpangan tersebut, PGRI mendesak pemerintah untuk melakukan langkah-langkah strategis berikut:
1. Mempercepat dan menyederhanakan proses pengangkatan guru honorer menjadi PPPK agar setara dengan pegawai program prioritas lainnya.
2. Menyatukan pengelolaan tenaga guru secara nasional melalui badan khusus agar tidak ada lagi perbedaan kebijakan (disparitas) yang merugikan masa depan pendidikan.
3. Memberikan jaminan hukum bagi guru honorer yang telah lama mengabdi.
4. Mendorong terciptanya upah minimum guru serta pengesahan UU Perlindungan Guru.
Sebagai penutup, Unifah menegaskan bahwa transparansi prioritas ini harus segera diperbaiki demi keadilan bagi para pendidik.
“Kebijakan pengangkatan pegawai SPPG menjadi PPPK menyingkap ketimpangan prioritas dalam kebijakan ASN di Indonesia. PGRI menyerukan agar pemerintah melihat nasib guru honorer secara serius dan memberikan solusi yang adil serta terpadu demi masa depan pendidikan yang lebih baik,” ucap Unifah Rosyidi dalam pernyataan resmi di Instagram @pbpgri_official.***
Editor : Eli Kustiyawati