Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Seskab Teddy Ungkap Capaian Utama Kunjungan Prabowo ke Inggris, Salah Satunya Investasi Senilai Rp90 Triliun

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 27 Januari 2026 | 18:50 WIB
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

RADAR BOGOR – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sejumlah capaian utama dari kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Inggris yang berlangsung hingga 21 Januari 2026.

Salah satu hasil paling menonjol adalah komitmen investasi senilai 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp90 triliun yang akan masuk ke Indonesia.

“Intinya ada tiga hal utama dari pertemuan Presiden dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer,” katanya melalui keterangan pers yang diterima Radar Bogor, Selasa 27 Januari 2026.

Capaian pertama adalah komitmen investasi dari Inggris yang akan diarahkan ke berbagai sektor strategis di Indonesia.

Menurut Teddy, investasi tersebut menjadi bukti kepercayaan dunia internasional terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo serta stabilitas ekonomi nasional.

Capaian kedua adalah kerja sama di sektor maritim, khususnya proyek pembangunan 1.582 kapal nelayan.

Teddy menegaskan, proyek ini memiliki dampak ekonomi besar karena seluruh proses produksi dan perakitan kapal akan dilakukan di dalam negeri.

“Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan, proyek ini akan menyerap sekitar 600 ribu tenaga kerja. Sekitar 30 ribu sebagai awak kapal, 400 ribu di sektor produksi dan perakitan, serta sekitar 170 ribu dari efek berganda di sektor lain,” jelas Teddy.

Kerja sama maritim ini diharapkan tidak hanya memperkuat industri galangan kapal nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan nelayan serta memperkuat ketahanan pangan laut Indonesia.

Capaian ketiga adalah penguatan kerja sama di bidang pendidikan tinggi. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Presiden Prabowo bertemu dengan 24 profesor dari 24 universitas terkemuka di Inggris, di antaranya University of Oxford, King’s College London, Imperial College London, dan University of Edinburgh.

Pemerintah Indonesia menargetkan pembangunan 10 kampus baru di dalam negeri dengan fokus pada bidang kedokteran dan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

Saat ini, Indonesia telah memiliki kampus percontohan di Singosari, Jawa Timur, yang ke depan diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain.

Selain pembangunan kampus, kerja sama juga mencakup program pertukaran dosen dan penguatan kurikulum agar kualitas pendidikan tinggi nasional semakin kompetitif di tingkat global.

“Harapannya, dengan kerja sama ini, peringkat universitas-universitas di Indonesia bisa meningkat di level dunia,” ujar Teddy.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan lawatan luar negerinya ke tiga negara sahabat, yakni Inggris, Swiss, dan Prancis. Presiden pergi sejak 18 Januari hingga kembali beserta rombongan mendarat pada Sabtu, 24 Januari 2026.(uma)

Editor : Alpin.
#inggris #Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya #Presiden Prabowo