RADAR BOGOR – Jaringan layanan Commuter Line kembali diperluas. Mulai Rabu, 28 Januari 2026, Stasiun Jatake resmi dioperasikan untuk melayani naik dan turun penumpang KRL rute Rangkasbitung–Tanah Abang atau KRL Green Line.
Dikutip dari unggahan akun Instagram @commuterline dan @inforangkasbitung, yang menyebutkan bahwa Stasiun Jatake telah siap melayani pengguna Commuter Line pada lintas tersebut.
Dengan mulai beroperasinya Stasiun Jatake, rute KRL Rangkasbitung–Tanah Abang kini menambah satu pemberhentian baru.
Kehadiran stasiun ini diharapkan dapat memberikan alternatif akses transportasi publik yang lebih mudah bagi masyarakat di sekitarnya.
Stasiun Jatake diketahui berlokasi di Kabupaten Tangerang, tepatnya berada di antara Stasiun Parungpanjang dan Stasiun Cicayur.
Posisi ini dinilai strategis karena berada di kawasan yang terus berkembang dan memiliki mobilitas warga yang cukup tinggi.
Berdasarkan informasi yang beredar, peresmian Stasiun Jatake rencananya dilakukan oleh Kementerian Perhubungan pada hari yang sama dengan dimulainya operasional stasiun tersebut.
Pengoperasian ini menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan transportasi berbasis rel di wilayah Jabodetabek.
Seiring bertambahnya stasiun pemberhentian, pengguna KRL di lintas Rangkasbitung–Tanah Abang diharapkan dapat menikmati perjalanan yang lebih fleksibel, khususnya bagi penumpang yang beraktivitas di sekitar wilayah Tangerang dan sekitarnya.
Untuk memudahkan perjalanan, masyarakat dapat mengakses informasi jadwal Commuter Line Rangkasbitung–Tanah Abang melalui aplikasi C-Access maupun situs resmi commuterline.id. Pengguna diimbau untuk selalu mengecek jadwal terbaru sebelum berangkat.
Kehadiran Stasiun Jatake juga diproyeksikan mampu mengurangi kepadatan penumpang di stasiun-stasiun sekitar, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari, sehingga kenyamanan perjalanan KRL dapat semakin meningkat.
Selain mendukung mobilitas harian, pengoperasian stasiun baru ini diharapkan turut mendorong pertumbuhan kawasan sekitar, baik dari sisi ekonomi lokal maupun pengembangan permukiman yang terintegrasi dengan transportasi publik.
Dengan bertambahnya Stasiun Jatake dalam jaringan KRL Green Line, masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk menggunakan transportasi umum sebagai pilihan utama, sejalan dengan upaya pengurangan kemacetan dan peningkatan kualitas layanan transportasi massal. (Mirta/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin