RADAR BOGOR - Isu persyaratan tinggi badan masih menjadi salah satu kendala utama bagi banyak calon pelamar CPNS, khususnya lulusan SMA dan SMK.
Berdasarkan pola rekrutmen CPNS tahun 2024 yang dilansir dari akun Instagram @studicpns, terdapat sejumlah kementerian dan instansi pemerintah yang membuka formasi teknis dan operasional tanpa mencantumkan ketentuan tinggi badan.
Meski hingga saat ini pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan CPNS tahun 2026, data ini dapat dijadikan acuan awal untuk menyusun strategi memilih instansi dan menyiapkan diri sejak dini, terutama bagi pelamar yang ingin fokus pada formasi tanpa syarat fisik tertentu.
1. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
Kementerian PUPR secara konsisten membuka formasi teknis lapangan yang menitikberatkan pada keterampilan dan latar belakang pendidikan, bukan postur tubuh.
Formasi yang tersedia umumnya ditujukan bagi lulusan SMA IPA maupun SMK teknik dengan fokus pada pekerjaan operasional infrastruktur.
Formasi yang dapat dijadikan referensi meliputi Operator Alat Berat untuk lulusan SMA sederajat, Penilik Jalan bagi lulusan SMA IPA atau SMK teknik, Petugas Operasi dan Pemeliharaan, serta Operator Sumber Daya Air dengan latar pendidikan serupa.
2. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
ESDM termasuk instansi yang membuka peluang luas bagi lulusan SMA dan SMK tanpa mencantumkan ketentuan tinggi badan pada beberapa formasi teknisnya. Fokus utama seleksi berada pada kesiapan kerja dan pemahaman teknis di lapangan.
Formasi yang dapat dijadikan rujukan antara lain Operator Kilang dan Utilitas, Operator Pengeboran, serta Pemantau Gunung Api, yang seluruhnya terbuka untuk lulusan SMA atau SMK sederajat.
3. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)
KLHK menyediakan sejumlah formasi yang berkaitan langsung dengan konservasi alam dan pengelolaan lingkungan hidup. Persyaratan fisik seperti tinggi badan tidak menjadi poin utama dalam seleksi formasi tertentu.
Formasi yang tersedia meliputi Pelatih dan Perawat Satwa Liar, Pemelihara Tumbuhan, serta Petugas Pengamanan Hutan dan Hasil Hutan, dengan kualifikasi pendidikan minimal SMA sederajat.
4. Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
Kemenhub membuka berbagai posisi teknis operasional yang berorientasi pada keahlian dan latar pendidikan kejuruan. Beberapa formasi tidak mensyaratkan tinggi badan, terutama yang berkaitan dengan teknis bandara, pelayaran, dan fasilitas navigasi.
Formasi yang dapat dijadikan acuan antara lain Personel Operasional Bandar Udara untuk lulusan SMA atau SMK teknik seperti mesin, listrik, mekanika, teknik sipil, penerbangan, elektronika, komputer, dan industri.
Selain itu terdapat Personel Teknik dan Operasional Penerbangan, Pengawas Salvage dan Pekerjaan di Bawah Air, Teknisi Menara Suar, serta Penjaga Menara Suar dengan kualifikasi SMA sederajat.
5. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
KKP secara rutin membuka formasi teknis pemula yang berfokus pada sektor perikanan dan budidaya, dengan penilaian utama pada kompetensi dasar dan kesiapan kerja.
Formasi yang dapat menjadi referensi meliputi Teknisi Akuakultur Pemula dan Teknisi Kesehatan Ikan Pemula, yang umumnya terbuka bagi lulusan SMA atau SMK terkait.
6. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Di luar formasi tenaga pendidik, kementerian ini juga membuka posisi teknis pendukung kebudayaan yang tidak menitikberatkan pada persyaratan fisik tertentu.
Formasi yang dapat dijadikan acuan antara lain Polisi Khusus Cagar Budaya untuk lulusan SLTA sederajat serta Penata Pameran bagi lulusan SMK dengan latar teknik bangunan, desain grafis, atau multimedia.
7. Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN)
Sebagai instansi baru, Otorita IKN membuka banyak peluang bagi lulusan SMA dan SMK, khususnya di bidang lingkungan, kehutanan, dan penataan kawasan. Beberapa formasi tidak mencantumkan ketentuan tinggi badan dan lebih menekankan pada latar pendidikan serta kesiapan kerja.
Formasi yang tersedia meliputi Pemadam Kebakaran, Penata Laksana Penyehatan Lingkungan, Pengawas Benih Tanaman, Pengendali Ekosistem Hutan, Pengendali Organisme Tumbuhan, Polisi Kehutanan, Polisi Pamong Praja, serta Tenaga Teknis Perkebunrayaan dengan kualifikasi pendidikan SLTA, SMA IPA, atau SMK pertanian dan kehutanan sesuai bidangnya.
Sebagai catatan penting, seluruh daftar formasi di atas merupakan rangkuman berdasarkan pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2024.
Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan CPNS tahun 2026, sehingga seluruh persyaratan dan formasi masih berpotensi mengalami perubahan.
Meski demikian, data ini dapat digunakan sebagai referensi awal untuk memilih instansi tujuan, memahami pola kebutuhan formasi, dan mempersiapkan diri lebih matang, khususnya bagi pelamar yang ingin menghindari persyaratan tinggi badan dalam seleksi CPNS mendatang.***
Editor : Asep Suhendar