Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Forum Tukar Pikiran: Bahas Peran Kaum Muda Jaga Kebhinekaan dan Masa Depan Indonesia

Lucky Lukman Nul Hakim • Senin, 2 Februari 2026 | 06:28 WIB
Forum Tukar Pikiran Wiratama edisi kedua.
Forum Tukar Pikiran Wiratama edisi kedua.

RADAR BOGOR - Forum diskusi publik bertajuk Tukar Pikiran, kembali digelar untuk kedua kalinya dengan mengangkat tema peran generasi muda dalam menjaga harmoni kebhinekaan serta menatap masa depan Indonesia.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka bagi anak muda untuk membahas berbagai tantangan sosial di tengah keberagaman bangsa.

Acara berlangsung pada Minggu malam, 1 Februari 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.

Peserta yang hadir berasal dari beragam latar belakang, terutama kalangan muda yang memiliki kepedulian terhadap isu kebangsaan dan arah pembangunan Indonesia ke depan.

Forum Tukar Pikiran Wiratama edisi kedua ini dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam merawat persatuan nasional.

Di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang, kaum muda dipandang memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai-nilai kebhinekaan.

Dua narasumber turut dihadirkan dalam diskusi tersebut, yakni Ramdan Nugraha, mahasiswa program doktoral di International College of Thaksin University, serta Fially Fallderama yang menjabat sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan Wiratama Civil Society.

Keduanya menyampaikan pandangan kritis terkait peran anak muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Fially Fallderama menekankan pentingnya kesadaran sejarah serta penguatan identitas kebangsaan di kalangan generasi muda.

Ia menilai arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi tidak boleh melemahkan nilai persatuan yang menjadi fondasi Indonesia.

"Gobalisasi dan kemajuan teknologi tidak boleh menggerus nilai-nilai persatuan yang menjadi fondasi Indonesia," ujar Fially.

Selain itu, ia juga menyoroti urgensi pendidikan kritis agar kaum muda mampu berpikir terbuka dan dialogis guna mencegah polarisasi serta konflik berbasis perbedaan latar belakang.

Sementara itu, Ramdan Nugraha mengangkat tantangan kebhinekaan di era digital.

Ia menilai media sosial kerap menjadi lahan subur bagi penyebaran misinformasi maupun ujaran kebencian yang berpotensi mengganggu harmoni sosial.

Karena itu, generasi muda didorong untuk tampil sebagai agen perdamaian di ruang digital dengan menghadirkan narasi positif yang menjunjung toleransi, empati, dan sikap saling menghargai.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan serta tanggapan dari peserta. Sejumlah isu yang mengemuka antara lain peran komunitas, pentingnya literasi digital, serta tanggung jawab moral generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.

Forum ini juga menegaskan bahwa kebhinekaan bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang harus diwujudkan dalam praktik sehari-hari.

Energi dan kreativitas kaum muda dinilai dapat menjadi modal utama untuk menerjemahkan semangat tersebut ke dalam tindakan nyata.

Direktur Wiratama Civil Society, Deni Gunawan, menilai kegiatan Tukar Pikiran dapat menjadi ruang aman untuk pertukaran gagasan lintas perspektif.

Diskusi publik semacam ini dianggap penting dalam membangun budaya dialog yang sehat di tengah masyarakat.

Selain membuka ruang diskursus, forum ini diharapkan mampu melahirkan ide-ide segar yang berkontribusi bagi pembangunan sosial dan kebangsaan.

Partisipasi aktif generasi muda dinilai menjadi indikator optimisme terhadap masa depan Indonesia.

Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari komitmen Wiratama Civil Society dalam mendorong kesadaran kritis serta partisipasi publik.

Melalui agenda diskusi rutin, organisasi ini berupaya memperkuat peran masyarakat sipil, khususnya kaum muda.

Forum Tukar Pikiran edisi kedua ini kembali menegaskan bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda.

Dengan semangat dialog, kolaborasi, dan kebhinekaan, Indonesia diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan yang muncul di masa mendatang.

Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus digelar dengan mengangkat tema-tema aktual lainnya.

Tukar Pikiran diharapkan menjadi wadah berkelanjutan bagi kaum muda untuk merumuskan gagasan sekaligus menjaga harmoni bangsa yang majemuk. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#peran kaum muda Indonesia #forum Tukar Pikiran #Ramdan Nugraha #menjaga kebhinekaan