Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 Soroti Program Sekolah Rakyat, Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Hal Ini

Ira Yulia Erfina • Senin, 2 Februari 2026 | 21:50 WIB

Presiden Prabowo dalam Rakornas 2026 di Sentul, Bogor.
Presiden Prabowo dalam Rakornas 2026 di Sentul, Bogor.

RADAR BOGOR - Arah pembangunan nasional tahun 2026 menempatkan pendidikan sebagai instrumen utama untuk mengatasi kemiskinan. 

Dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah menjalankan inovasi pendidikan yang secara khusus menyasar anak-anak dari kelompok masyarakat paling tidak mampu, yaitu melalui Program Sekolah Rakyat berasrama. 

“Anak-anak dari kelompok yang paling tidak mampu kita sekolahkan dalam sekolah berasrama,” tegas Presiden Prabowo Subianto, dilansir dari kanal Youtube Kemensos RI.

Program ini ditujukan bagi anak-anak yang selama ini tidak memiliki akses pendidikan dan berada dalam kondisi yang membuat mereka sulit bersekolah secara formal.

Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan pendidikan secara menyeluruh melalui sistem berasrama, sehingga anak-anak tidak hanya mendapatkan proses belajar, tetapi juga lingkungan yang mendukung keberlangsungan pendidikan mereka. 

Program ini diarahkan untuk mengeluarkan anak-anak tersebut dari lingkaran kemiskinan dengan memberikan akses pendidikan yang berkualitas sejak dini, sebagai bekal untuk memperbaiki kondisi hidup mereka di masa depan.

Dalam kebijakan ini, pemerintah juga menegaskan target zero street children, yakni tidak boleh ada anak yang hidup terlantar di jalanan tanpa sekolah. 

Anak-anak yang berada dalam kondisi tersebut akan dijangkau dan dimasukkan ke dalam sistem pendidikan melalui Sekolah Rakyat, sehingga seluruh anak mendapatkan hak pendidikan tanpa terkecuali.

Saat ini, Program Sekolah Rakyat telah berjalan di 166 lokasi yang tersebar di 131 kabupaten dan kota di 34 provinsi. 

Penyebarannya meliputi Sumatera sebanyak 35 sekolah, Jawa 70 sekolah, Kalimantan 13 sekolah, Sulawesi 28 sekolah, Bali dan Nusa Tenggara 7 sekolah, Maluku 7 sekolah, serta Papua 6 sekolah. 

Hingga tahun 2029, pemerintah menargetkan pengembangan hingga 500 Sekolah Rakyat dengan kapasitas menampung sekitar 500.000 anak sekolah. 

Program ini menjadi bagian dari strategi pembangunan nasional yang menempatkan pendidikan sebagai sarana langsung untuk memutus kemiskinan antargenerasi.***

Editor : Asep Suhendar
#pendidikan #Sekolah Rakyat #rakornas #prabowo subianto #presiden