Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jangan Asal Puasa, Buya Yahya Ungkap Hukum Puasa Sunnah Setelah Nisfu Syaban, Begini Penjelasannya

Khairunnisa RB • Selasa, 3 Februari 2026 | 21:45 WIB
Ilustrasi malam Nisfu Syaban.
Ilustrasi malam Nisfu Syaban.

RADAR BOGOR - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, umat Islam semakin meningkatkan ibadah, salah satunya dengan menjalankan puasa sunnah.

Di antara puasa sunnah yang cukup populer adalah puasa Nisfu Syaban, yang dilaksanakan pada tanggal 15 bulan Syaban.

Puasa sunnah Nisfu Syaban diyakini memiliki banyak keutamaan dan manfaat spiritual.

Penjelasan Buya Yahya tersebut dapat disimpulkan bahwa hukum puasa setelah Nisfu Syaban memiliki perbedaan pendapat di kalangan ulama.

Dalam mazhab Syafi’i, terdapat pandangan haram dan makruh bagi yang tidak terbiasa berpuasa. Namun, jumhur ulama justru menilai puasa tersebut tetap sunnah.

Bagi mereka yang memiliki utang puasa, tidak ada larangan sama sekali untuk mengqadha setelah Nisfu Sya’ban.

Baca Juga: Dalam Mobil Dinas, Gubernur Jawa Barat Evaluasi Kinerja UPTD Jalan Bandung Raya-Purwasuka, Dedi Mulyadi: Masih Banyak Gundukan Sampah

Sementara bagi yang ingin aman dari perbedaan pendapat, disarankan untuk memulai puasa sebelum pertengahan Syaban.

Dengan memahami perbedaan pandangan ini, umat Islam diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang, bijak, dan sesuai dengan tuntunan agama.***

Editor : Asep Suhendar
#puasa sunnah #Buya Yahya #ramadhan #nisfu syaban