Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Presiden Prabowo Subianto Targetkan Kampung Haji di Makkah Rampung 3 Tahun, Biaya Haji Indonesia Diproyeksi Turun

Siti Dewi Yanti • Senin, 9 Februari 2026 | 04:45 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Minggu (8/2/2026).
Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Minggu (8/2/2026).

RADAR BOGOR - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan rencana pembangunan kampung haji Indonesia di Arab Saudi yang ditargetkan rampung dalam 3 tahun ke depan.

Proyek tersebut diproyeksikan mampu menekan biaya haji bagi jemaah Tanah Air secara signifikan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo Subianto saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).

Dalam agenda tersebut, sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir, di antaranya Ketua MPR Ahmad Muzani, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta jajaran pejabat lainnya.

Dalam sambutannya yang berlangsung sekitar setengah jam, Presiden menyampaikan, Indonesia memperoleh keistimewaan dari Kerajaan Arab Saudi berupa izin kepemilikan lahan khusus di Makkah.

Lahan itu akan dimanfaatkan untuk membangun kawasan kampung haji, sebuah fasilitas terpadu bagi jemaah Indonesia.

Menurut Prabowo Subianto, kebijakan tersebut merupakan bentuk penghormatan Saudi terhadap Indonesia dan bahkan memicu ketertarikan negara lain untuk mengajukan hal serupa.

Ia menuturkan bahwa proyek kampung haji akan dikerjakan secara bertahap dengan target awal pembangunan sekitar 1.000 kamar pada 2026, sebelum kapasitasnya terus diperluas.

Dengan tersedianya hunian permanen milik Indonesia, jemaah tidak lagi bergantung pada hotel sewaan sehingga biaya perjalanan haji diharapkan lebih terjangkau.

Presiden juga menegaskan komitmennya untuk memastikan jemaah memperoleh fasilitas layak serta layanan terbaik.

Selain membahas proyek tersebut, Prabowo turut menyampaikan pesan persatuan kepada para pemimpin bangsa.

Ia menilai bahwa kemajuan suatu negara atau organisasi sulit tercapai apabila para pemimpinnya tidak solid, meskipun perbedaan pandangan tetap wajar terjadi dalam demokrasi.

Progres Pembangunan Kampung Haji

Pembangunan kampung haji di Makkah menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Prabowo dan melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bersama kementerian serta lembaga teknis terkait.

Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, sebelumnya melaporkan perkembangan proyek tersebut kepada Presiden.

Ia menyampaikan, pemerintah telah mengambil langkah awal dengan membeli sebuah hotel di kawasan Thakher, Makkah, yang memiliki kapasitas 1.461 kamar dalam tiga menara.

Selain itu, pemerintah juga mengakuisisi lahan seluas total lima hektare di depan hotel tersebut.

Di area itu direncanakan akan dibangun kawasan kampung haji yang terdiri dari 13 tower tambahan dan satu pusat perbelanjaan.

Rosan juga mengungkapkan, akses menuju Masjidilharam akan semakin mudah dengan pembangunan Jembatan Al-Hujun yang ditargetkan rampung tahun ini.

Dengan hotel yang sudah dimiliki, kapasitas hunian saat ini mampu menampung sekitar 4.383 jemaah haji Indonesia.

Melalui penambahan 13 tower baru, jumlah kamar diproyeksikan meningkat hingga 6.025 unit, yang dapat melayani lebih dari 23 ribu jemaah.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, Indonesia memperoleh hak istimewa untuk memilih lokasi lahan kampung haji di Makkah.

Presiden disebut telah menentukan area strategis yang jaraknya sekitar 500 meter dari Masjidilharam.

Di kawasan tersebut nantinya akan dibangun berbagai fasilitas penunjang seperti hotel, pusat belanja, klinik, hingga food court demi kenyamanan jemaah, baik dari sisi konsumsi maupun layanan kesehatan.

Prasetyo juga menambahkan, kawasan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi jemaah haji, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh jemaah umrah yang jumlahnya mencapai sekitar 1,8 juta orang per tahun.

Pemerintah menargetkan tarif penginapan di kampung haji tetap terjangkau agar tujuan utama menurunkan biaya haji dapat tercapai.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga tengah melakukan negosiasi untuk menambah jumlah penerbangan dari Indonesia ke Arab Saudi.

Jika realisasi penambahan rute terwujud, durasi tinggal jemaah Indonesia di Saudi diharapkan dapat dipersingkat dari rata-rata 41 hari menjadi mendekati standar negara lain, sehingga turut berkontribusi pada efisiensi biaya perjalanan haji. (adk/oni)

Editor : Siti Dewi Yanti
#haji #prabowo subianto #presiden