Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Seleksi PPG 2026 Berubah, Guru Bisa Belajar dan Post-Test Sebelum Orientasi, Cek Jadwal dan Aturan Mainnya di Sini

Khairunnisa RB • Minggu, 22 Februari 2026 | 13:22 WIB

Ilustrasi. Guru lulusan PPG sedang mengajar.
Ilustrasi. Guru lulusan PPG sedang mengajar.

RADAR BOGOR - Pelaksanaan seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2026 memasuki babak baru.

Guru yang ikut seleksi PPG tahap 1 kini sudah dapat mengakses menu sertifikasi pendidik di platform RGTK dan memulai pembelajaran mandiri bahkan sebelum orientasi resmi dilaksanakan.

Perubahan seleksi PPG ini menjadi sorotan para guru karena berbeda dari pola pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

Dilansir dari kanal YouTube Calon Guru (Kanjeng Mariyadi), berdasarkan tampilan sistem, materi PPG dapat mulai dipelajari sejak 18 Februari 2026.

Peserta dapat langsung membuka modul, mengerjakan latihan, hingga mengikuti post-test. Padahal, orientasi di LPTK baru dijadwalkan pada 5 Maret 2026.

Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah mendorong percepatan proses pembelajaran agar peserta memiliki waktu lebih panjang untuk memahami materi.

Proses Login dan Konfirmasi Data

Untuk mengakses sistem, peserta wajib menggunakan akun belajar.id. Saat login pertama kali, terutama dari perangkat baru, sistem biasanya meminta konfirmasi data pribadi.

Jika data sudah sesuai, peserta dapat langsung masuk ke dashboard pembelajaran. Menu sertifikasi pendidik menampilkan struktur belajar yang sistematis, mulai dari materi, refleksi, hingga tugas akhir berupa jurnal pembelajaran.

Alur Belajar Hingga Ujian

Tahapan yang harus dilalui peserta meliputi:

• Mempelajari materi tiap modul

• Mengerjakan latihan pemahaman

• Menyelesaikan post-test

• Mengunggah jurnal pembelajaran

• Menunggu verifikasi penyelesaian

Setelah semua tahap selesai, peserta dapat mendaftar Uji Kompetensi PPG sebagai penentu kelulusan.

Munculnya Layanan Bimbingan Berbayar

Seiring tingginya tingkat kesulitan PPG, berbagai layanan bimbingan belajar khusus PPG mulai bermunculan.

Peserta ditawari materi tambahan, latihan soal, hingga konsultasi jurnal. Pembayaran layanan tersebut dapat dilakukan melalui berbagai metode, mulai dari transfer bank seperti Bank Mandiri dan BNI, hingga dompet digital seperti OVO dan DANA.

Bahkan pembayaran di gerai ritel seperti Indomaret juga tersedia. Namun, peserta diimbau tetap mengutamakan sumber resmi dari pemerintah dan LPTK.

PPG dikenal sebagai program yang menuntut komitmen tinggi.

Selain memahami materi pedagogik dan profesional, peserta juga harus mampu merefleksikan praktik pembelajaran melalui jurnal.

Bagi guru yang masih aktif mengajar, pembagian waktu menjadi tantangan tersendiri.

Keberhasilan menyelesaikan PPG membuka jalan bagi guru untuk memperoleh sertifikat pendidik, status profesional, serta tunjangan yang signifikan.

Dengan dimulainya pembelajaran mandiri lebih awal, peserta memiliki peluang lebih besar untuk mempersiapkan diri secara matang sebelum menghadapi ujian akhir.

PPG 2026 tahap 1 pun diprediksi menjadi salah satu pelaksanaan paling padat sekaligus menentukan bagi masa depan para guru Indonesia.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#ppg #guru #seleksi