RADAR BOGOR - Ramai bahas soal polemik beasiswa LPDP yang lagi dibahas warganet, menyeret nama Wakil Menteri Diktisaintek Stella Chrstie.
Stella Christie pun kembali disorot, lantaran ramainya pembahasan mengenai beasiswa LPDP yang disebabkan seorang alumni berinisial DS.
DS diduga membuat pernyataan viral sehingga dipertanyakan kontribusinya sebagai alumni beasiswa LPDP. Hal itulah yang juga dibahas oleh Stella Christie.
Stella menyebut bahwa beasiswa adalah utang. Apalagi LPDP, yang notabenenya dibiayai oleh negara untuk menimba ilmu tinggi di luar negeri.
"Kenyataannya, beasiswa negara adalah utang budi," tegas dia.
Adanya polemik yang kini viral, kata dia, menjadi contoh kegagalan pendidikan moral di tahap awal.
"Jadinya para penerima bukannya bersyukur dengan yang diberikan, tapi malah mencari celah untuk menghindari kewajiban dari apa yang dia dapatkan," tegas dia.
Sementara itu, viralnya kasus soal beasiswa LPDP diawali dengan pernyataan alumni berinisial DS yang menyatakan bahwa cukup dirinya saja yang WNI, tapi anaknya jangan.
Pernyataan itu lalu berbuntut panjang, hingga diketahui bahwa suami DS, yaitu AP, juga merupakan alumni LPDP.
Keduanya disorot mengenai sudah atau belumkah berkontribusi kepada negara atas fasilitas yang diberikan melalui beasiswa LPDP.
Namun mengutip akun Instagram LPDP, mereka tengah mendalami masalah tersebut, dan memanggil AP untuk melalukan klarifikasi, hingga menjatuhkan sanksi bahkan meminta pengembalian seluruh biaya beasiswa, jika belum menyelesaikan kontribusinya.
Seperti diketahui, ketentuan LPDP, mewajibkan awardee hingga alumni melakukan masa pengabdian dan berkontribusi kepada negara 2 kali masa studi plus 1 tahun.
DS diketahui telah menyelesaikan studi dan pengabdiannya, sementara AP diketahui belum melakukannya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga