RADAR BOGOR - Program Satu Sarjana Satu Desa milik Pemerintah Kabupaten Bogor, rupanya dinilai sejalan dengan komitmen Universitas Djuanda (Unida).
Makanya, Universitas Djuanda menyebut, bakal mendukung penuh program Satu Sarjana Satu Desa milik Pemkab Bogor.
Bahkan, melansir rilis yang diterima Radar Bogor, Universitas Djuanda juga siap jadi mitra Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mewujudkan program Satu Sarjana Satu Desa itu.
Perihal dukungan, Universitas Djuanda menyebut, komitmen kampus sejalan dengan program itu, di mana kampus ingin memperluas akses pendidikan tinggi, juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan desa, yang berbasis pemberdayaan masyarakat.
Apalagi, Universitas Djuanda telah meraih Akreditasi Unggul, yang mana, kampus ini telah memiliki beberapa keunggulan, di antaranya:
1. Sistem pembelajaran
2. Sumber daya akademik
3. pengalaman pengabdian masyarakat yang terintegrasi
Akreditasi itu juga mencerminkan, Universitas Djuanda memiliki kesiapan pada dosen, mahasiswa hingga kurikulum yang ada di dalamnya.
Tentunya kurikulum aplikatif, yang mendorong lahirnya seorang sarjana dengan kemampuan berkontribusi di desa.
Apalagi, Universitas Djuanda juga menyebut, kampusnya memiliki program studi lintas bidang.
Seperti ilmu sosial dan politik, ekonomi dan bisnis, juga ada teknologi informasi.
Poin-poin tersebut menjadi keunggulan multidisipliner yang bisa mensukseskan program Pemkab Bogor itu.
Ditambah adanya pengalaman kampus dalam kolaborasi dengan pemerintah, lembaga hingga komunitas masyarakat.
Berbagai program seperti pengabdian kepada masyarakat, KKN tematik, dan riset terapan menjadi instrumen UNIDA dalam menghadirkan solusi akademik yang aplikatif dan berkelanjutan bagi pembangunan desa.
Kemitraan ini menegaskan peran UNIDA sebagai perguruan tinggi yang menghadirkan pendidikan berdampak. Program Satu Sarjana Satu Desa diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi sarjana unggul, berkarakter, dan berperan sebagai agen perubahan bagi kemajuan desa serta pembangunan nasional.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga