Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Info Bansos di KKS Cair Dobel di Ramadhan 2026: Ini Penyebab dan Ciri-Ciri Penerimanya

Eli Kustiyawati • Selasa, 24 Februari 2026 | 06:42 WIB

Ilustrasi KKS Merah Putih untuk cairkan bansos
Ilustrasi KKS Merah Putih untuk cairkan bansos

RADAR BOGOR - Belakangan ini beredar informasi bahwa saldo bantuan sosial (bansos) pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bisa cair dua kali atau dobel selama periode Ramadhan 2026.

Fenomena ini membuat banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penasaran dan berharap mendapatkan tambahan saldo bansos.

Namun, pencairan ganda tersebut tidak terjadi secara acak. Dilansir dari YouTube Pendamping Sosial, ada beberapa kondisi dan mekanisme yang menyebabkan saldo bansos masuk lebih dari satu kali dalam periode pencairan yang sama.

Penyebab KKS Cair Dobel pada Periode Ramadhan 2026

1. Penerima PKH Baru Mendapatkan BPNT Komplementer

Salah satu penyebab saldo KKS terisi dua kali adalah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang baru terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako.

Dalam kondisi ini, saldo PKH dapat cair terlebih dahulu, kemudian disusul saldo BPNT sebesar Rp600.000.

Artinya, KPM sebelumnya hanya menerima PKH dan pada tahap pertama tahun 2026 resmi menjadi penerima BPNT komplementer.

2. Penerima BPNT Baru Mendapatkan PKH Validasi

Kondisi sebaliknya juga dapat terjadi, yaitu KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT kemudian masuk sebagai penerima PKH hasil validasi data.

Pada situasi ini, saldo BPNT biasanya cair lebih dahulu, lalu disusul saldo PKH dengan nominal yang berbeda-beda sesuai komponen keluarga yang dimiliki.

Nominal PKH tidak bersifat flat karena disesuaikan dengan kategori penerima, seperti ibu hamil, balita, lansia, atau anak sekolah.

3. Pencairan Susulan Tahap 4 Tahun 2025

Saldo dobel juga dapat terjadi akibat keterlambatan pencairan bantuan sosial tahap sebelumnya.

Sebagian KPM yang belum menerima BPNT atau PKH tahap 4 tahun 2025 baru mendapatkan pencairan susulan pada tahun 2026.

Akibatnya, saldo tahap 1 tahun 2026 bisa masuk lebih dulu, kemudian disusul saldo tahap 4 tahun 2025.

Fenomena ini membuat pencairan bantuan sosial terlihat tidak berurutan, tetapi tetap sah sesuai mekanisme penyaluran.

Imbauan Cek Saldo KKS Secara Berkala

KPM disarankan untuk rutin mengecek saldo KKS secara berkala, minimal satu kali dalam seminggu.

Hal ini penting karena saldo bantuan sosial umumnya memiliki batas waktu penarikan sekitar 30 hari sejak dana masuk ke rekening.

Jika saldo tidak dicairkan dalam batas waktu tersebut, ada risiko dana tidak dapat diakses kembali sesuai ketentuan penyaluran.

Klarifikasi Isu Bonus Bansos dan BLT Kesra

Selain isu saldo dobel, beredar juga kabar mengenai:

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait pencairan bonus bansos Rp400.000 maupun BLT Kesra tahun 2026.

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap informasi yang belum memiliki sumber resmi.

Bantuan Stimulus Tambahan Ramadhan 2026

Terdapat informasi mengenai bantuan stimulus berupa:

Bantuan ini diupayakan disalurkan selama bulan Ramadhan 2026 atau sebelum Lebaran. Namun, terdapat kemungkinan penyaluran mundur akibat kendala teknis di lapangan.

Update Distribusi Kartu KKS Bank Himbara

Bagi masyarakat yang belum menerima KKS peralihan dari PT Pos ke bank Himbara, terdapat proses pembukaan rekening kolektif bagi jutaan KPM.

Setelah kartu KKS diterbitkan dan didistribusikan, bantuan sosial akan disalurkan melalui rekening tersebut.

KPM yang masih berstatus proses pembukaan rekening di data DTSN diharapkan menunggu distribusi kartu KKS baru.

Saldo KKS yang cair dua kali pada Ramadhan 2026 bukanlah kesalahan sistem, melainkan akibat beberapa faktor seperti penerimaan program bantuan baru, pencairan susulan tahap sebelumnya, atau validasi data penerima.

Masyarakat disarankan untuk rutin mengecek saldo, berhati-hati terhadap isu bantuan yang belum resmi, serta menunggu informasi valid dari sumber resmi pemerintah.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bantuan sosial #kpm #bansos #kks #pencairan ganda #ramadhan