Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Antisipasi 143 Juta Pemudik, Pemerintah Siapkan Masjid hingga Terminal untuk Istirahat

Yosep Awaludin • Rabu, 25 Februari 2026 | 08:40 WIB

Rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 Kemenhub dan Kemenag. Siapkan masjid hingga terminal buat istirakat pemudik.
Rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 Kemenhub dan Kemenag. Siapkan masjid hingga terminal buat istirakat pemudik.

RADAR BOGOR - Lonjakan pergerakan masyarakat atau pemudik saat libur Lebaran 2026 diprediksi tetap tinggi meski angka survei menunjukkan sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Pemerintah pun mulai memperkuat koordinasi lintas kementerian untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik, termasuk menyiapkan fasilitas istirahat tambahan di jalur perjalanan buat pemudik.

Sebanyak 143 juta pemudik diperkirakan akan melakukan perjalanan pada masa Lebaran 2026.

Angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan hasil survei tahun lalu yang mencapai 146 juta orang.

Namun demikian, pemerintah tetap mengantisipasi potensi lonjakan, mengingat realisasi pergerakan tahun sebelumnya bahkan menembus sekitar 154 juta orang.

Sekitar 66 persen perjalanan diproyeksikan untuk keperluan mudik dan bersilaturahmi ke kampung halaman.

Data tersebut dihimpun dari laman resmi Kementerian Perhubungan (dephub.go.id) terkait survei potensi pergerakan masyarakat.

Untuk mengantisipasi tingginya mobilitas, pemerintah pusat memperkuat sinergi antarkementerian dalam rangka penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan audiensi dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, Senin 23 Februari 2026.

Pertemuan tersebut membahas dukungan Kementerian Agama dalam menyiapkan fasilitas pendukung bagi para pemudik.

Salah satu rencana yang dibahas adalah pemanfaatan masjid di sepanjang jalur mudik sebagai tempat istirahat sementara, khususnya bagi pengguna kendaraan pribadi dan sepeda motor.

Rumah ibadah tersebut diharapkan dapat menyediakan fasilitas dasar seperti lahan parkir, toilet, air bersih, penerangan, serta ruang istirahat yang memadai.

Menurut Dudy, langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan di rest area resmi sekaligus memberikan alternatif lokasi beristirahat yang lebih mudah diakses masyarakat.

Pemerintah juga akan menyiapkan dukungan tambahan guna memastikan aspek keamanan dan kenyamanan tetap terjaga.

Selain masjid, sejumlah fasilitas lain seperti terminal dan jembatan timbang di jalur mudik turut disiapkan untuk difungsikan sebagai titik istirahat tambahan buat pemudik.

Ia menegaskan, Idulfitri bukan hanya momentum mobilitas besar-besaran, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan sosial yang kuat sehingga kolaborasi dengan Kementerian Agama dinilai penting.

Dengan proyeksi tersebut, daerah penyangga Jakarta seperti Bogor diperkirakan tetap akan terdampak peningkatan arus kendaraan selama periode Lebaran 2026. (Dian/Vokasi IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#arus mudik #pemudik #lebaran 2026