RADAR BOGOR - Para Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, hingga pensiunan kini bisa bernapas lega.
Pemerintah mengumumkan pencairan THR 2026 yang dibayarkan 100 persen penuh mulai akhir Februari ini.
Segera cek saldo rekening Anda karena tahun ini ada kenaikan anggaran signifikan serta tambahan bantuan pangan yang siap mengawal dapur tetap ngebul hingga hari raya.
Anggaran Melejit, THR ASN Naik 10 Persen
Pemerintah mengalokasikan dana fantastis sebesar Rp55 triliun untuk THR tahun ini.
Menko Perekonomian menegaskan adanya kenaikan anggaran sebesar 10 persen dibandingkan tahun lalu, melansir dari kanal YouTube INFO BANSOS.
Dari total tersebut, Rp22,2 triliun dialokasikan untuk 2,4 juta ASN pusat, TNI, dan Polri, sementara Rp20,2 triliun dikucurkan untuk 4,3 juta ASN di daerah.
Rincian Komponen THR: Dibayar 100 Persen Tanpa Potongan
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, komponen THR 2026 diberikan secara penuh (100 persen) yang meliputi:
- Gaji Pokok
- Tunjangan Keluarga dan Pangan
- Tunjangan Jabatan
- Tunjangan Kinerja (Tukin) sesuai regulasi.
Jadwal Pencairan dan Perbedaan dengan Gaji ke-13
Pencairan dilakukan secara bertahap yang sudah dimulai sejak minggu terakhir Februari 2026.
Penting untuk dicatat, THR ini berbeda dengan Gaji ke-13 yang dijadwalkan baru akan cair pada bulan Juni mendatang untuk keperluan pendidikan.
Tak hanya uang tunai, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan senilai Rp14,9 triliun.
Sebanyak 25,04 juta keluarga akan menerima paket bantuan berupa 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng yang dipastikan sampai ke tangan penerima sebelum Idul Fitri.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan instruksi tegas bagi seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) agar tidak menyalahgunakan bantuan yang diterima.
“Penting untuk dijadikan perhatian bersama, bantuan tidak boleh diperjualbelikan dan dipindahtangankan,” tegas Mensos Saifullah Yusuf, dikutip dari instagram @kemensosri.***
Editor : Eli Kustiyawati