Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Bogor yang Mau Mudik Pakai Mobil Listrik, Berikut Daftar Titik SPKLU di Jalur Tol Trans Jawa

Yosep Awaludin • Rabu, 4 Maret 2026 | 10:40 WIB

Ilustrasi mobil listrik
Ilustrasi mobil listrik

RADAR BOGOR - Menjelang musim mudik, pertanyaan yang kerap muncul di tengah masyarakat adalah, apakah mobil listrik aman digunakan untuk perjalanan jauh lintas provinsi?

Seiring meningkatnya minat terhadap kendaraan berbasis listrik, kekhawatiran soal jarak tempuh dan ketersediaan pengisian daya mobil listrik masih sering menjadi pertimbangan.

Berdasarkan data resmi dari PT PLN melalui aplikasi PLN Mobile serta informasi pengelola rest area PT Jasa Marga Tbk, SPKLU untuk mobil listrik telah tersedia di sejumlah rest area strategis di ruas Tol Trans Jawa.

Beberapa rest area yang berada di ruas awal perjalanan hingga tersambung ke jaringan Trans Jawa kini sudah dilengkapi fasilitas SPKLU dengan pilihan kapasitas daya yang beragam.

Titik SPKLU di Jalur Awal Mudik dari Bogor

1.Tol Jagorawi (akses utama keluar Bogor)

Ruas ini menjadi akses pertama yang dilalui pemudik dari Kota dan Kabupaten Bogor sebelum melanjutkan perjalanan ke jaringan Trans Jawa.

- Rest Area KM 10A – DC 60 kW (cocok untuk pengisian cepat sebelum masuk Jakarta)
- Rest Area KM 21B – DC 50 kW
- Rest Area KM 45A – DC 60 kW (titik terakhir sebelum melanjutkan ke ruas berikutnya)

2. Tol Jakarta–Tangerang

Meski bukan jalur utama ke timur, ruas ini juga memiliki fasilitas pengisian yang bisa dimanfaatkan sesuai rute perjalanan.

- Rest Area KM 13A – DC 60 kW
- Rest Area KM 14B – AC & DC hingga 82,5 kW (tersedia opsi pengisian reguler dan cepat)

Baca Juga: Menu Simple Beef Slice Daun Jeruk, Sajian Lezat yang Siap Temani Momen Buka Puasa Jadi Lebih Istimewa  

3. Tol Jakarta–Cikampek (penghubung utama ke Trans Jawa)

Ruas ini menjadi titik krusial sebelum kendaraan memasuki jalur panjang menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

- Rest Area KM 6B – AC 22 kW, DC 25 kW, DC 200 kW (pilihan daya paling lengkap di awal ruas)
-  Rest Area KM 19A – DC 50 kW & DC 24 kW
-  Rest Area KM 19B – DC 50 kW & DC 24 kW
-  Rest Area KM 39A – DC 50 kW
- Rest Area KM 42B – DC 50 kW
-  Rest Area KM 57A – AC 22 kW, DC 50 kW, DC 200 kW
-  Rest Area KM 62B – AC 22 kW, DC 50 kW, DC 200 kW

4. Tol Cipularang (jalur alternatif arah Bandung dan terhubung ke Jawa Tengah)

Bagi pemudik yang memilih lintasan ini, pengisian daya tersedia di beberapa rest area berikut:

-  Rest Area KM 72A – DC 50 kW & 24 kW
-  Rest Area KM 72B – DC 50 kW & 24 kW
-  Rest Area Travoy KM 88A – AC 22 kW, DC 24 kW, DC 50 kW, DC 100 kW, DC 200 kW

Jaringan SPKLU yang tersebar di sejumlah rest area Tol Trans Jawa, memberi ruang bagi pemudik yang menggunakan mobil listrik untuk mengatur waktu pengisian daya tanpa harus keluar jalur utama, termasuk saat periode Lebaran yang identik dengan kepadatan kendaraan.

Dukungan infrastruktur ini menunjukkan bahwa ekosistem kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang dan semakin siap melayani kebutuhan mobilitas masyarakat.

Meski demikian, kesiapan fasilitas tetap perlu diimbangi dengan perencanaan perjalanan yang matang dari pengguna.

Mengatur titik pemberhentian, memperkirakan waktu pengisian daya, serta memantau kondisi baterai selama perjalanan menjadi langkah penting agar perjalanan tetap efisien.

Mudik dengan mobil listrik kini makin realistis dilakukan. Selain tetap nyaman untuk perjalanan jauh, penggunaan kendaraan listrik juga ikut menekan emisi di tengah padatnya arus pergerakan masyarakat saat musim libur panjang. (Dian/Vokasi IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#mobil listrik #spklu #Tol Trans Jawa #mudik