Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Catat Jadwalnya, Arus Lalu Lintas Tol Saat Mudik Lebaran 2026 Berlaku Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow di Sejumlah Ruas Ini

Ira Yulia Erfina • Jumat, 6 Maret 2026 | 06:29 WIB

Ilustrasi lalulintas arus mudik lebaran.
Ilustrasi lalulintas arus mudik lebaran.

RADAR BOGOR - Menjelang periode mudik lebaran 2026 atau 1447 Hijriah, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menetapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di beberapa ruas jalan tol utama guna mengatur arus kendaraan selama masa perjalanan masyarakat. 

Kebijakan ini mencakup tiga skema utama, yakni sistem ganjil-genap, sistem satu arah (one way), serta lajur pasang surut atau contra flow di Ramadhan tahun 2026 ini.

Penerapan ketiga skema mudik tersebut dilakukan pada periode arus mudik maupun arus balik dengan waktu serta lokasi yang telah ditentukan.

1. Sistem Ganjil-Genap

Dikutip melalui akun Instagram @kemenhub151, sistem ganjil-genap merupakan pengaturan lalu lintas yang membatasi kendaraan berdasarkan angka terakhir pada pelat nomor kendaraan. 

Kendaraan dengan angka akhir ganjil hanya dapat melintas pada tanggal ganjil, sedangkan kendaraan dengan angka akhir genap hanya diperbolehkan melintas pada tanggal genap.

Untuk periode arus mudik, aturan ini diberlakukan mulai Selasa, 17 Maret pukul 14.00 WIB hingga Jumat, 20 Maret pukul 24.00 WIB. Penerapan dilakukan di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 47 hingga Tol Semarang-Batang KM 414, serta di ruas Tol Tangerang-Merak KM 31 sampai KM 98.

Sementara pada periode arus balik, sistem ganjil-genap akan diterapkan mulai Senin, 23 Maret pukul 00.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret pukul 24.00 WIB. 

Lokasinya berada di ruas Tol Semarang-Batang KM 414 hingga Tol Jakarta-Cikampek KM 47, serta Tol Tangerang-Merak KM 98 hingga KM 31.

2. Sistem Satu Arah (One Way)m

Sistem satu arah atau one way adalah rekayasa lalu lintas yang mengubah seluruh lajur jalan tol agar hanya digunakan untuk satu arah perjalanan kendaraan. Skema ini biasanya diterapkan pada jalur dengan volume kendaraan tinggi untuk mengurangi kepadatan.

Pada arus mudik, sistem one way akan berlangsung mulai Selasa, 17 Maret pukul 12.00 WIB hingga Jumat, 20 Maret pukul 24.00 WIB. Lokasi penerapannya berada di ruas Tol Jakarta–Cikampek KM 70 hingga Tol Semarang-Solo KM 421.

Sedangkan untuk arus balik, sistem satu arah diberlakukan mulai Senin, 23 Maret pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret pukul 24.00 WIB. Ruas jalan yang terdampak adalah Tol Semarang-Solo KM 421 hingga Tol Jakarta-Cikampek KM 70.

3. Contra Flow (Lajur Pasang Surut)

Contra flow merupakan pengaturan lalu lintas dengan menambah lajur perjalanan menggunakan sebagian lajur dari arah berlawanan. Sistem ini diterapkan pada titik tertentu untuk menambah kapasitas jalur pada saat volume kendaraan meningkat.

Pada arus mudik, contra flow diberlakukan di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 47 hingga KM 70 dalam dua periode. Periode pertama berlangsung mulai Selasa, 17 Maret pukul 14.00 WIB hingga Jumat, 20 Maret pukul 24.00 WIB. 

Periode kedua diterapkan pada Sabtu, 21 Maret pukul 12.00 hingga 20.00 WIB, serta Minggu, 22 Maret pukul 09.00 hingga 18.00 WIB.

Untuk arus balik, contra flow diterapkan di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 70 hingga KM 47 mulai Senin, 23 Maret pukul 14.00 WIB sampai Minggu, 29 Maret pukul 24.00 WIB. 

Selain itu, rekayasa serupa juga diberlakukan di ruas Tol Jagorawi dari KM 21 Gunung Putri hingga KM 8 Cipayung pada Selasa, 24 Maret sampai Minggu, 29 Maret, setiap hari pada pukul 14.00 hingga 19.00 WIB.***

Editor : Asep Suhendar
#kementerian perhubungan #lebaran #mudik