Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Program Magang Jadi Tempat Menimba Ilmu dan Pengalaman, Menaker: Jembatan Lulusan Baru Masuk Dunia Kerja

Eka Rahmawati • Jumat, 6 Maret 2026 | 17:33 WIB

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat meninjau program magang di PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di Bandung.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat meninjau program magang di PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di Bandung.

RADAR BOGOR - Program magang tingkat nasional dinilai semakin strategis sebagai sarana bagi lulusan baru untuk mengenal lingkungan kerja industri sekaligus membuka peluang direkrut sebagai tenaga kerja tetap.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa program magang nasional melalui MagangHub di sektor industri tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi para lulusan perguruan tinggi, tetapi juga berpotensi menjadi jalur masuk untuk mendapatkan pekerjaan permanen.

Menurutnya, peserta yang mampu menunjukkan kemampuan dan performa yang baik selama menjalani magang berpeluang besar direkrut oleh perusahaan tempat mereka belajar. Dalam praktiknya, cukup banyak perusahaan yang akhirnya mempekerjakan peserta magang setelah melihat secara langsung kualitas kerja mereka selama program berlangsung.

"Karena bagi perusahaan, mencari kandidat itu tidak mudah, jadi ketika Anda sudah hadir di sini 6 bulan, maka ngapain perusahaan cari yang lain kalau spesifikasinya memenuhi karena merekrut yang baru belum tentu juga dikenal baik, uji coba tau-tau tidak cocok dan itu mahal buat perusahaan," ujar Yassierli.

Baca Juga: Anak di Bawah Usia 16 Tahun Dilarang Punya Medsos, Komdigi: Berlaku Mulai 28 Maret 2026

Pernyataan tersebut disampaikan Menaker saat meninjau pelaksanaan program magang di PT Dirgantara Indonesia di Bandung, Kamis, 5 Maret 2026. Ia menjelaskan bahwa proses mencari kandidat pekerja bagi perusahaan bukanlah hal yang mudah.

Menurutnya, jika selama enam bulan peserta magang sudah menunjukkan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, maka perusahaan cenderung mempertimbangkan untuk merekrut mereka dibanding mencari kandidat baru yang belum tentu cocok. Proses rekrutmen baru juga membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Lebih lanjut, Menaker menjelaskan bahwa program magang memberikan manfaat bagi kedua pihak. Bagi peserta, program tersebut menghadirkan pengalaman kerja langsung di industri, sertifikat, uang saku, serta kesempatan membangun jaringan profesional yang dapat menunjang karier mereka.

Baca Juga: Musim Kemarau Diperkirakan Mulai April, BMKG: Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus 2026

Di sisi lain, perusahaan juga memperoleh keuntungan karena uang saku peserta magang ditanggung pemerintah. Selain itu, perusahaan dapat mengamati secara langsung calon tenaga kerja potensial yang mungkin direkrut setelah program berakhir.

Ia juga menilai kesempatan magang di perusahaan strategis seperti PT Dirgantara Indonesia memberikan pengalaman yang lebih berharga bagi para peserta. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, sejumlah peserta bahkan telah terlibat dalam proses perakitan akhir pesawat.

Hal tersebut menunjukkan bahwa program magang mampu memberikan pengalaman nyata kepada lulusan baru perguruan tinggi untuk memahami berbagai proses kerja di industri.

Menaker pun mengingatkan para peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.

Ia mendorong peserta untuk menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, dan dedikasi selama mengikuti program agar setelah masa magang enam bulan selesai mereka benar-benar siap menghadapi dunia kerja.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang telah memberikan kesempatan magang bagi lulusan perguruan tinggi, termasuk PT Dirgantara Indonesia. Pemerintah berharap program tersebut terus berkembang sehingga semakin banyak lulusan yang dapat memperoleh pengalaman kerja di sektor industri.

Sementara itu, Direktur Produksi PTDI, Dena Herdiana, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 perusahaan menerima 134 peserta magang yang terdiri dari 86 laki-laki dan 48 perempuan dari berbagai latar belakang pendidikan.

Baca Juga: Masih Ngarep Ada BSU Tahap Dua? Menaker Pastikan Begini Keputusannya

Menurutnya, melalui program ini para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman praktik kerja, tetapi juga meningkatkan kompetensi, memahami dinamika industri, serta membangun karakter profesional sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara dunia industri dan pemerintah menjadi faktor penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat global.

Salah satu peserta magang bernama Farhan yang telah menjalani program tersebut selama tiga bulan di PTDI mengaku memperoleh banyak pengalaman baru. Ia ditempatkan di bagian pemeliharaan fasilitas perusahaan.

Selama menjalani magang, ia terlibat dalam berbagai kegiatan perawatan fasilitas, mulai dari pekerjaan di lapangan hingga pengelolaan dokumen pekerjaan di dalam ruangan. Menurutnya, banyak hal baru yang dipelajari selama program berlangsung sehingga pengalaman tersebut sangat bermanfaat bagi pengembangan kemampuan dirinya.

Editor : Eka Rahmawati
#kerja #lulusan #menaker #magang