RADAR BOGOR - Ramadhan memiliki makna istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia.
Selain menjadi bulan ibadah, Ramadhan juga dikenal sebagai bulan Al-Quran karena pada bulan inilah wahyu pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.
Peristiwa turunnya wahyu pertama tersebut dikenal dengan sebutan Nuzulul Quran.
Kapan Malam Nuzulul Quran 2026?
Dalam tradisi umat Islam, peringatan ini jatuh setiap tanggal 17 Ramadhan.
Nuzulul Quran merupakan momen bersejarah ketika Allah SWT menurunkan wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril.
Peristiwa tersebut terjadi di Gua Hira dan menjadi awal dari proses turunnya kitab suci Al-Quran.
Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama adalah Surah Al-'Alaq ayat 1 sampai 5.
Setelah itu, ayat-ayat Al-Quran diturunkan secara bertahap selama sekitar 20 hingga 23 tahun hingga menjadi kitab suci yang lengkap seperti yang dikenal saat ini.
Penentuan tanggal peringatan Nuzulul Quran pada tahun 2026 tidak sepenuhnya sama di Indonesia.
Perbedaan ini terjadi karena adanya perbedaan metode dalam menentukan awal bulan Ramadhan 1447 Hijriah.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama menetapkan, 17 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Dengan demikian, malam peringatan Nuzulul Quran diperingati pada Jumat malam, 6 Maret 2026.
Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan lebih dahulu satu hari dibandingkan pemerintah.
Berdasarkan perhitungan tersebut, 17 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 6 Maret 2026 sehingga malam peringatan Nuzulul Quran berlangsung pada Kamis malam, 5 Maret 2026.
Perbedaan waktu peringatan ini disebabkan oleh metode yang berbeda dalam menentukan awal bulan Hijriah.
Meski demikian, esensi peringatan Nuzulul Quran tetap sama, yaitu mengenang turunnya wahyu pertama sekaligus memperkuat hubungan umat Islam dengan Al-Quran.
Untuk menghidupkan malam Nuzulul Quran yang penuh berkah, umat Islam dianjurkan melakukan berbagai amalan ibadah.
Salah satu amalan utama adalah membaca atau tilawah Al-Quran.
Membaca kitab suci secara rutin menjadi cara terbaik untuk memaknai malam ketika Al-Quran pertama kali diturunkan.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan melakukan i'tikaf di masjid.
Ibadah ini dilakukan dengan menghabiskan waktu di tempat ibadah untuk berzikir, berdoa, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Amalan lainnya adalah melaksanakan salat malam seperti tahajud, witir, atau salat hajat, terutama pada sepertiga malam terakhir.
Pada malam yang penuh rahmat ini, doa yang dipanjatkan diyakini memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
Bersedekah juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan selama Ramadhan, termasuk pada malam Nuzulul Quran.
Memberikan bantuan kepada fakir miskin atau orang yang membutuhkan menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus ibadah.
Peringatan Nuzulul Quran memiliki banyak hikmah bagi umat Islam.
Salah satunya, mengingat kembali sejarah turunnya Al-Quran sebagai pedoman hidup manusia.
Melalui peringatan ini, umat Islam diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta meneladani perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan ajaran Islam kepada umat manusia. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti