RADAR BOGOR – Pemerintah memastikan ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 berada dalam kondisi aman dan terjaga, baik secara nasional maupun di daerah.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan bahwa berdasarkan data Neraca Pangan serta proyeksi produksi hingga April 2026, sebagian besar komoditas pangan strategis diperkirakan berada dalam kondisi surplus.
“Insyaallah, menjelang Lebaran 2026 kebutuhan pokok tetap tercukupi. Data neraca pangan menunjukkan posisi kita surplus untuk sejumlah komoditas utama,” ujarnya.
Baca Juga: Anak di Bawah Usia 16 Tahun Dilarang Punya Medsos, Komdigi: Berlaku Mulai 28 Maret 2026
Menanggapi hal tersebut, Ketua Asosiasi Pengusaha Daging Skala UKM dan Rumah Tangga (Aspedata Indonesia), Diana Dewi, juga memastikan ketersediaan daging di wilayah Jabodetabek menjelang Lebaran berada dalam kondisi mencukupi.
Ia menjelaskan bahwa para pelaku usaha telah berkoordinasi untuk menjaga pasokan daging agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, sejalan dengan harapan pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian.
Baca Juga: Musim Kemarau Diperkirakan Mulai April, BMKG: Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus 2026
“Kami sudah berkomunikasi dengan para pengusaha agar ketersediaan daging tetap cukup bagi masyarakat menjelang Lebaran,” kata Diana.
Diana yang juga menjabat sebagai Ketua Kadin DKI Jakarta menyebutkan, saat ini stok daging yang tersimpan di gudang miliknya mencapai sekitar 50.000 ton dan tersebar di berbagai wilayah Jabodetabek. Jumlah tersebut masih berpeluang bertambah karena terdapat gudang milik pengusaha lain di sejumlah daerah.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi, Menteri ESDM: Stok Aman
“Insyaallah para pengusaha siap mendukung pemerintah dalam memastikan ketersediaan daging bagi masyarakat,” ujar Diana.
Editor : Eka Rahmawati