RADAR BOGOR - Pemerintah lewat Menko Airlangga Hartarto dan jajaran menteri mengumumkan kabar baik soal Bonus Hari Raya (BHR) khusus untuk para pejuang jalanan, yakni sopir ojol dan kurir aplikasi.
Kebijakan bonus hari raya untuk sopir ojol dan kurir ini merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap para mitra yang selama ini menjadi tulang punggung logistik nasional.
Tahun ini, perusahaan aplikasi besar seperti GoTo, Grab, Maxim, hingga InDrive telah menyatakan komitmen mereka untuk menyalurkan bonus hari raya kepada para mitranya alias sopir ojol dan kurir.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan skala penyaluran bonus tahun ini yang cukup besar.
BHR tahun ini mencakup kepada sekitar 850.000 mitra penerima atau pengemudi dengan nilai total Rp220 miliar,” ucap Airlangga Hartarto dikutip dari YouTube PerekonomianRI.
Total Bonus Meningkat Dua Kali Lipat
Pemerintah menyebut total BHR tahun ini yang mencapai Rp220 miliar menunjukkan peningkatan hingga dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Meski demikian, besaran bonus yang diterima setiap individu tidaklah seragam, melainkan menyesuaikan dengan kinerja dan catatan transaksi masing-masing driver.
Kegembiraan Driver di Media Sosial
Kabar ini bukan sekadar rencana, karena sejumlah pengemudi sudah mulai melaporkan adanya saldo masuk. Notifikasi pencairan BHR yang muncul di aplikasi disambut dengan rasa syukur oleh para mitra.
Salah satu contohnya terlihat dalam unggahan akun TikTok @driver_poin, yang memperlihatkan seorang mitra GoCar membagikan bukti catatan transaksi BHR dari Gojek Indonesia.
Dalam laporan tersebut, nilai bonus yang diterima mitra terbilang sangat signifikan, menyentuh angka Rp1,6 juta.
Kehadiran BHR ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi para pengemudi dan keluarga mereka dalam menyambut hari kemenangan tahun ini.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga