Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Panduan Lengkap Bacaan Sholat Idul Fitri 2026: Tata Cara, Niat hingga Khutbah yang Benar

Lucky Lukman Nul Hakim • Jumat, 20 Maret 2026 | 08:56 WIB

PP Muhammadiyah menyelenggarakan sholat Idul Fitri, Jumat 20 Maret 2026.
PP Muhammadiyah menyelenggarakan sholat Idul Fitri, Jumat 20 Maret 2026.

RADAR BOGOR - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, umat Muslim perlu memahami tata cara pelaksanaan sholat Id dengan benar, baik yang dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.

Shalat Idul Fitri merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan dua rakaat pada pagi hari setelah matahari terbit hingga sebelum waktu zuhur.

Pelaksanaannya, memiliki tata cara khusus yang berbeda dari shalat pada umumnya, terutama pada jumlah takbir di setiap rakaat.

Pelaksanaan sholat Id dimulai dengan niat dalam hati untuk menunaikan shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat karena Allah.

Pelafalan niat secara lisan hukumnya sunnah, sementara niat dalam hati menjadi syarat utama yang wajib dipenuhi.

Berbeda dengan sholat wajib, sholat Idul Fitri tidak diawali dengan azan dan iqamah.

Sebagai gantinya, dianjurkan menggunakan seruan untuk mengajak jamaah berkumpul melaksanakan sholat.

Setelah takbiratul ihram dan doa iftitah, pada rakaat pertama dianjurkan melakukan tujuh kali takbir tambahan.

Di sela-sela takbir tersebut, disunnahkan membaca kalimat tasbih, tahmid, dan tahlil.

Selanjutnya dilanjutkan dengan membaca Surat Al-Fatihah dan dianjurkan membaca Surat Al-A’la sebelum melaksanakan rukun shalat seperti ruku dan sujud.

Pada rakaat kedua, setelah berdiri kembali, dilakukan lima kali takbir tambahan dengan tata cara yang sama seperti rakaat pertama.

Setelah itu membaca Al-Fatihah dan dianjurkan membaca Surat Al-Ghasyiyah, kemudian menyempurnakan rangkaian shalat hingga salam.

Setelah sholat selesai, jamaah dianjurkan tetap berada di tempat untuk mendengarkan khutbah Idul Fitri hingga selesai.

Khutbah ini menjadi bagian penting yang melengkapi pelaksanaan sholat Id secara berjamaah.

Sementara itu, sholat Idul Fitri juga dapat dilaksanakan secara mandiri di rumah.

Hal ini merujuk pada pendapat ulama dalam mazhab Syafi’i yang memperbolehkan pelaksanaan shalat Id secara sendiri.

Tata caranya tetap sama, hanya saja tidak disertai khutbah dan tidak perlu mengeraskan bacaan.

Bagi yang tidak sempat melaksanakan sholat Id pada waktunya, ulama menjelaskan bahwa menggantinya (qadha) tetap dianjurkan.

Pelaksanaan qadha dilakukan dengan dua rakaat sebagaimana sholat Id pada umumnya.

Adapun khutbah Idul Fitri memiliki beberapa rukun yang harus dipenuhi agar sah, di antaranya memuji Allah, membaca syahadat, bershalawat kepada Nabi, memberikan pesan takwa, membaca ayat Al-Qur’an, serta ditutup dengan doa.

Rukun-rukun tersebut umumnya disampaikan dalam bahasa Arab sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan memahami bacaan sholat Idul Fitri ini, diharapkan umat Muslim dapat melaksanakan sholat Idul Fitri dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#jamaah #bacaan sholat idul fitri #khutbah