Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Aturan Baru BGN: SPPG Harus Kelola Air Limbah Domestik dari Aktivitas Dapur MBG, Dadan Hindayana Tegaskan Hal Ini

Asep Suhendar • Minggu, 22 Maret 2026 | 13:18 WIB

Ilustrasi BGN instruksikan pengelolaan air limbah kepada setiap dapur SPPG pengelola MBG.
Ilustrasi BGN instruksikan pengelolaan air limbah kepada setiap dapur SPPG pengelola MBG.

RADAR BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) kini telah menetapkan aturan terkait pengelolaan air limbah domestik dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam Peraturan BGN Nomor 1 Tahun 2026 yang telah diterbitkan, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan untuk mengelola air limbah domestik yang dihasilkan dari aktivitas dapur mereka.

Hal itu selaras dengan apa yang disampaikan oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana yang mengatakan bahwa pengelolaan air limabah ini menjadi salah satu yang penting diperhatikan dalam pengelolaan MBG.

Menurutnya, para SPPG bukan hanya sekeder memperhatikan makanan yang higienis untuk diberikan kepada penerima manfaat, tapi juga harus bisa menjaga kebesihan lingkungan mereka.

"Pengelolaan air limbah ini menjadi bagian penting dari sistem MBG. Tidak hanya soal makanan bergizi, tetapi juga bagaimana seluruh prosesnya tetap higienis dan tidak mencemari lingkungan," kata Dadan, dikutip dari laman resmi BGN.

Dadan menjelaskan bahwa air limbah tersebut terdiri dari dua jenis, yaitu limbah non-kakus seperti berasal dari limbah toilet, cuci piring, dan sejenisnya.Selain itu, ada juga limbah kakus, yang mana keduanya bersumber dari aktivitas MBG.

Dalam hal ini, BGN memberikan dua opsi kepada SPPG untuk proses pengelolaan limbah tersebut, yaitu dilakukan secara mandiri atau bekerjasama dengan pihak ketiga yang memang paham terkait pengelolaan limbah.

"Hasil pengolahan air limbah ini bisa dibuang atau dimanfaatkan kembali, tentu dengan tetap mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ucap Dadan.

Kepala BGN juga menekankan kepada para SPPG untuk mengontrol secara ketat dalam proses pembuangan limbah dari aktivias dari mereka masing-masing.

Dadan Hindayana menginginkan dapur SPPG yang bersih dan juga bertanggung jawab atas limbah yang bersal dari dapur mereka. 

"Kita ingin MBG menjadi program yang bersih, sehat, dan bertanggung jawab. Mulai dari makanan yang dikonsumsi hingga limbah yang dihasilkan, semuanya harus dikelola dengan baik," pungkasnya.***

Editor : Asep Suhendar
#SPPG #Dadan Hindayana #Mbg #BGN #limbah