Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Arus Balik Jangan Sampai Macet, Menhub Siapkan Strategi Khusus

Yosep Awaludin • Selasa, 24 Maret 2026 | 09:20 WIB

Rapat serta pemantauan Arus Balik Mudik Lebaran 2026.
Rapat serta pemantauan Arus Balik Mudik Lebaran 2026.

RADAR BOGOR - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan evaluasi puncak arus mudik Lebaran 2026 sekaligus menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi arus balik di lintas penyeberangan Sumatra–Jawa.

Pemerintah menargetkan arus balik dapat berjalan lebih terkendali, aman, dan lancar.

Berdasarkan informasi melalui Website @dephub.go.id, dalam rapat koordinasi bersama pemangku kepentingan di Merak, disampaikan bahwa puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 dan secara umum berjalan cukup baik.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah catatan, salah satunya penerapan skema tiba–bongkar–berangkat (TBB) yang belum optimal karena baru diterapkan di tiga hingga empat dermaga.

Untuk itu, pemerintah mendorong percepatan dan perluasan penerapan TBB hingga lima sampai enam dermaga guna meningkatkan kapasitas layanan dan menekan antrean kendaraan.

Pengendalian arus di dalam kawasan pelabuhan juga menjadi perhatian agar kepadatan tidak meluas ke luar area.

Sejumlah langkah lain turut disiapkan, seperti optimalisasi rest area, pengaturan distribusi kendaraan bersama kepolisian, serta antisipasi titik rawan di Bakauheni yang berpotensi menghambat arus bongkar muat.

Pemantauan juga diperkuat dengan penggunaan drone secara real-time untuk mendeteksi antrean kendaraan.

Di sisi hulu, penerapan delaying system melalui buffer zone dilakukan untuk menahan kendaraan sebelum memasuki pelabuhan.

Selain itu, disiapkan pula opsi jalur alternatif melalui Pelabuhan Panjang–Krakatau Bandar Samudra (KBS) apabila terjadi lonjakan kendaraan.

Pemerintah juga menyoroti sistem tiket Ferizy yang harus menerapkan prinsip satu NIK untuk satu tiket guna mencegah praktik percaloan.

Perluasan radius pembelian tiket dinilai penting untuk mengurangi penumpukan di akses menuju pelabuhan.

Menhub menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran.

Hasil evaluasi arus mudik akan menjadi dasar perbaikan dalam pengelolaan arus balik, dengan penekanan pada kecepatan respons dan kesiapan seluruh pihak di lapangan. (Dian/Vokasi IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#arus balik #lebaran #menteri perhubungan