RADAR BOGOR – Menghadapi lonjakan arus balik Lebaran di lintas penyeberangan Ketapang - Gilimanuk, ASDP melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran perjalanan pengguna jasa.
Salah satunya ASDP menambah jumlah armada kapal agar waktu tunggu penyeberangan Ketapang - Gilimanuk dapat ditekan.
Dikutip dari Instagram @asdp191, saat kondisi sangat padat, ASDP akan mengoperasikan hingga 32 kapal dengan total 256 trip per hari guna memastikan arus kendaraan tetap bergerak tanpa antrean panjang.
Selain penambahan kapal, ASDP juga menyiapkan sejumlah area tunggu sementara bagi pengguna kendaraan roda empat dan bus di jalur utara.
Beberapa titik yang disiapkan antara lain Buffer Zone Grand Watudodol dengan kapasitas sekitar 150 kendaraan kecil yang berjarak kurang lebih 7 kilometer dari pelabuhan.
Selain itu, tersedia pula kantong parkir di kawasan Bulusan dengan kapasitas mencapai 750 kendaraan kecil yang lokasinya hanya sekitar 500 meter dari pelabuhan.
Area Watudodol tidak hanya difungsikan sebagai tempat tunggu, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh pengguna untuk beristirahat sambil menikmati kawasan wisata sekitar.
ASDP juga menyediakan tempat tunggu khusus bagi kendaraan logistik seperti truk agar tetap tertib saat antre memasuki pelabuhan.
Beberapa buffer zone untuk kendaraan logistik di antaranya berada di Sritanjung, PT Pusri, dan PT Pelindo yang masing-masing memiliki kapasitas sekitar 200 truk.
Dalam pengaturan lalu lintas, kendaraan dari arah Banyuwangi akan diarahkan menuju jalur lingkar guna mengurangi kepadatan di jalur utama.
Sementara itu, jalur utama diprioritaskan bagi kendaraan yang keluar dari area pelabuhan agar arus tetap lancar selama periode arus balik berlangsung di lintas Ketapang–Gilimanuk. (Mirta/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin