RADAR BOGOR - Operasional kereta api selama musim mudik Lebaran 2026 disebut berjalan hampir tanpa delay atau keterlambatan.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa hingga hari ke-21 periode Angkutan Lebaran, tingkat ketepatan waktu keberangkatan (On Time Performance/OTP) tercatat mencapai 99,44 persen. Sementara itu, ketepatan waktu kedatangan berada di angka 98,08 persen.
Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan bahwa operasional perjalanan kereta api tetap berjalan optimal, meskipun terjadi lonjakan frekuensi perjalanan serta peningkatan jumlah penumpang yang cukup signifikan.
"Capaian ini menunjukkan bahwa operasional perjalanan kereta api dapat tetap terjaga secara optimal meskipun frekuensi perjalanan dan volume penumpang mengalami peningkatan signifikan," ujar Firanto dalam keterangannya, Selasa, 31 Maret 2026.
Dari sisi layanan, kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api juga tetap terjaga. Hingga 31 Maret 2026, jumlah penumpang yang diberangkatkan dari wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 904.917 orang, dengan tingkat keterisian rata-rata sebesar 85 persen dari total kapasitas 1.083.674 kursi yang tersedia.
Memasuki masa arus balik, pergerakan penumpang menuju Jakarta masih didominasi oleh kedatangan. Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang tiba pada periode 23 Maret hingga 1 April 2026 mencapai 510.609 orang (data dinamis), dengan puncak arus kedatangan terjadi pada 25 Maret 2026 sebanyak 53.406 penumpang.
Pada Selasa, 31 Maret 2026, jumlah penumpang yang tiba tercatat sebanyak 48.535 orang, sedangkan yang berangkat sebanyak 19.499 orang. Stasiun Pasarsenen dan Gambir tetap menjadi pusat utama mobilitas, masing-masing mencatat angka kedatangan sebesar 17.279 dan 14.538 penumpang.
Franoto Wibowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang terus diberikan kepada KAI selama periode Angkutan Lebaran.(Fat)
Editor : Eka Rahmawati