RADAR BOGOR - Pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 yang dirilis pada Selasa, 31 Maret 2026, menunjukkan dinamika menarik, baik dari jumlah pendaftar maupun tingkat persaingan di berbagai kampus favorit, utamanya di Jabodetabek.
Berdasarkan data resmi dari panitia SNPMB, terlihat adanya perubahan tren SNBP tahun ini. Di mana perguruan tinggi di luar Jabodetabek, justru lebih banyak diminati. Hal ini menunjukkan pergeseran preferensi calon mahasiswa dalam memilih kampus tujuan.
Secara keseluruhan data SNBP, minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tetap sangat tinggi. Tercatat sebanyak 774.263 peserta mengikuti SNBP 2026 untuk memperebutkan kursi di PTN akademik.
Baca Juga: Komunitas Standup Indo Kota Bogor Resmi Dibentuk, Jadi Wadah Baru untuk Komika Lokal
Dari jumlah tersebut, 155.543 peserta dinyatakan lolos seleksi.
Sebagian besar, yaitu 142.212 peserta, diterima di pilihan program studi pertama, sementara 13.331 lainnya lolos melalui pilihan kedua.
Di sisi lain, jalur vokasi juga mengalami peningkatan peminat. Sebanyak 77.256 peserta mendaftar ke PTN vokasi dengan total daya tampung 26.929 kursi.
Dari jumlah tersebut, 23.438 peserta berhasil diterima, dengan rincian 19.381 peserta di pilihan pertama dan 4.057 peserta di pilihan kedua.
Data ini menunjukkan bahwa SNBP 2026 tidak hanya diminati pada jalur akademik, tetapi juga semakin relevan bagi siswa yang memilih jalur vokasi dengan fokus pada keterampilan praktis.
Dari segi popularitas, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi kampus dengan jumlah peminat terbanyak pada SNBP 2026, menandakan tingginya minat terhadap bidang pendidikan dan sains di perguruan tinggi tersebut.
Baca Juga: Viral di Jalur Puncak, Mobil Dinas Pakai Pelat Putih Diberhentikan Anggota Satlantas Polres Bogor
Daftar sepuluh besar kampus akademik dengan peminat terbanyak didominasi oleh berbagai universitas negeri ternama dari berbagai daerah.
Menariknya, Universitas Indonesia yang selama ini dikenal sebagai salah satu kampus paling bergengsi justru berada di posisi kesepuluh berdasarkan jumlah pendaftar.
Hal ini mencerminkan adanya perubahan strategi calon mahasiswa yang kini lebih mempertimbangkan peluang diterima dengan memilih kampus yang memiliki daya tampung lebih besar tanpa mengabaikan kualitas pendidikan.
Pada jalur vokasi, politeknik menunjukkan perkembangan yang cukup pesat. Politeknik Negeri Bandung (Polban) menjadi institusi dengan jumlah peminat tertinggi.
Meningkatnya minat terhadap pendidikan vokasi menunjukkan bahwa lulusan SMA dan SMK mulai melihat pentingnya pendidikan yang lebih aplikatif dan berorientasi pada dunia kerja.
Persaingan di jalur vokasi pun semakin ketat, terutama di wilayah Sumatera. Beberapa politeknik dari wilayah tersebut berhasil masuk dalam jajaran sepuluh besar nasional, menandakan bahwa kualitas pendidikan vokasi di luar Pulau Jawa semakin diakui dan diminati.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga