Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bukan Cuma DKI Jakarta, Pelamar CPNS 2026 Wajib Tahu Deretan Instansi Pemda Terfavorit yang Jadi Rebutan Karena Tunjangannya

Robecca Sesaria • Selasa, 7 April 2026 | 17:34 WIB
Ilustrasi peserta seleksi CPNS 2026. (Foto: bkn.go.id)
Ilustrasi peserta seleksi CPNS 2026. (Foto: bkn.go.id)

RADAR BOGOR - Pernah kamu terpikir, kenapa sesama PNS tapi bisa punya "isi dompet" yang jauh berbeda?

Nah, sebelum kamu memutuskan untuk gas daftar CPNS 2026, penting banget buat memahami peta penghasilan ini biar nggak salah pilih instansi.

Berdasarkan informasi dari Instagram @cpnskarierindonesia, satu fakta dasar yang perlu kamu pegang yaitu gaji pokok PNS di seluruh Indonesia itu seragam. Semua sudah baku diatur dalam PP Nomor 5 Tahun 2024.

Baca Juga: Operasi Malam di Kemang Bogor, Polisi Sita Puluhan Botol Minuman Haram

Lalu, apa yang bikin penghasilannya jadi beda jauh? Jawabannya ada di Tunjangan Kinerja (Tukin) atau Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Tiap daerah punya "kekuatan" masing-masing dalam memberikan apresiasi bagi pegawainya.

Ternyata bukan cuma Jakarta, intip 4 daerah yang tawaran penghasilannya paling menggiurkan dan selalu jadi rebutan:

Baca Juga: Jalur 6 sampai 8 Stasiun Bogor Ditutup, Jadwal KRL Bogor-Jakarta Berubah Mulai 13 April 2026

1.       Pemprov DKI Jakarta

Sudah bukan rahasia lagi kalau DKI Jakarta selalu berada di posisi teratas dalam daftar instansi terfavorit soal pendapatan.

Contohnya, buat kamu lulusan S1 yang baru masuk (Golongan III/a), total take home pay gabungan gaji pokok dan TPP bisa menembus angka Rp19,9 juta hingga Rp21 juta per bulan. Angka yang sangat menjanjikan untuk memulai karier profesional di ibu kota.

2.       Pemprov Jawa Barat

Jawa Barat membuktikan kalau daerah penyangga juga punya skema tunjangan yang sangat kompetitif. Untuk level jabatan Fungsional Ahli Pertama, TPP beban kerjanya saja sudah mencapai Rp14,7 juta.

Baca Juga: Guru Bersertifikasi Berpotensi Terima Rapelan TPG 3 Bulan Sekaligus, Simak Alur Pencairannya di Sini

Menariknya lagi, kalau kamu ditempatkan di dinas strategis seperti Bappeda, BKD, Inspektorat, atau Dinas Kesehatan, ada tambahan TPP kondisi kerja sekitar Rp2,8 juta.

Totalnya, kamu bisa membawa pulang sekitar Rp20,3 juta per bulan.

3.       Pemprov Jawa Timur

Sedikit berbeda dengan tetangganya, Jatim menggunakan rumus pengali yang sangat dinamis menyesuaikan kekuatan fiskal daerah.

Simulasinya, untuk lulusan S1 baru (Kelas Jabatan 7/8), estimasi TPP berada di kisaran Rp11,1 juta – Rp13,3 juta.

Baca Juga: ASN Tak Punya Sepeda dan Kendaraan Listrik, Wali Kota Bogor Dedie Rachim: Ada Biskita Transpakuan

Jika ditambah gaji pokok, pendapatan bulanan kamu bisa mencapai Rp14 juta hingga Rp16 juta.

4.       Pemprov Kalimantan Timur

Kaltim punya kebijakan yang sangat ramah untuk pendatang baru. Kalau di banyak daerah lain penghasilan CPNS (masa percobaan) dipotong cukup signifikan, di Kaltim kamu langsung berhak menerima TPP sebesar 80 persen.

Simulasinya, standar TPP S1 (Ahli Pertama) sekitar Rp13,5 juta. Di status CPNS saja, kamu sudah mengantongi TPP sekitar Rp10,8 juta.

Total Akhir gabungan gaji pokok dan TPP CPNS bisa mencapai Rp13 juta per bulan. Inilah yang membuat Kaltim jadi salah satu primadona baru di luar Pulau Jawa.

Baca Juga: ASN Tak Punya Sepeda dan Kendaraan Listrik, Wali Kota Bogor Dedie Rachim: Ada Biskita Transpakuan

Intinya, meski gaji pokoknya seragam dari Sabang sampai Merauke, pemilihan instansi daerah akan sangat menentukan seberapa tebal "uang jajan" kamu setiap bulan.

Jadi, selain fokus belajar soal SKD, menyusun strategi dalam memilih instansi saat pendaftaran CPNS 2026 nanti juga nggak kalah penting.***

Editor : Asep Suhendar
#cpns #jakarta #pns