Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Komisi IV DPR RI Apresiasi Langkah Mentan Amran Sulaiman Antisipasi El Nino dan Tekanan Global

Eka Rahmawati • Selasa, 7 April 2026 | 20:57 WIB
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman usai Rapat Kerja Komisi IV DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.(Dok. Kementan RI)
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman usai Rapat Kerja Komisi IV DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.(Dok. Kementan RI)

 

RADAR BOGOR - Komisi IV DPR RI menyampaikan apresiasi terhadap langkah strategis Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah ancaman El Nino dan dinamika geopolitik global. Upaya yang dilakukan dinilai mampu menjaga kestabilan produksi dan harga pangan, sekaligus meningkatkan kesiapan Indonesia menghadapi potensi krisis.

Anggota Komisi IV DPR RI, TA Khalid, mengapresiasi berbagai kebijakan Kementerian Pertanian dalam mendorong swasembada pangan, khususnya beras dan jagung, serta langkah antisipasi terhadap El Nino.

Ia menilai, program seperti pompanisasi, irigasi perpompaan (irpom), dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi dampak El Nino yang diperkirakan terjadi pada April 2026.

Baca Juga: Mentan Amran Sulaiman Respons Cepat Usulan dari Inkoppas untuk Memperkuat Distribusi Pangan di Pasar Rakyat

“Kami mengucapkan apresiasi kepada Kementerian Pertanian dalam rangka mencapai dan mengupayakan swasembada beras dan jagung, kami juga mengapresiasi paparan Menteri Pertanian terkait antisipasi El Nino, melalui program yang disampaikan, terjawab kemungkinan El Nino pada April 2026, kami melihat adanya pompanisasi, irpom, serta Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) sebagai langkah antisipasi,” ujar Khalid pada Rapat Kerja Komisi IV DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Hal serupa disampaikan anggota Komisi IV lainnya, Daniel Johan, yang menilai kesiapan pemerintah dalam menghadapi tantangan global saat ini patut diapresiasi.

Menurutnya, kondisi global memang cukup berat, mulai dari El Nino berkepanjangan hingga konflik internasional. Meski demikian, ia melihat pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif yang matang, sehingga menumbuhkan optimisme.

Baca Juga: Viral Momen Dua Mahasiswi Bawa Bunga Disapa Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Kebun Raya Bogor Berujung Diberi Uang

Sementara itu, anggota Komisi IV DPR RI, Alien Mus, juga memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan, terutama selama Ramadhan.

Ia menilai stabilitas harga pangan yang terjaga pada periode tersebut merupakan capaian positif, dengan dukungan berbagai pihak seperti BULOG, PIHC, KKP, RNI, dan ID Food.

Dalam rapat kerja yang digelar di Senayan, Mentan Amran memaparkan sejumlah langkah strategis yang telah disiapkan pemerintah untuk menjaga produksi dan ketersediaan pangan nasional, termasuk menghadapi risiko kekeringan akibat El Nino serta gangguan rantai pasok global.

Strategi tersebut meliputi pemetaan wilayah rawan kekeringan berbasis sistem peringatan dini, optimalisasi pengelolaan air melalui rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan embung, serta pemanfaatan pompanisasi dan sistem perpipaan.

“Pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah strategis, mulai dari pemetaan wilayah rawan kekeringan berbasis early warning system, optimalisasi pengelolaan air melalui rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan embung, serta pemanfaatan pompanisasi dan perpipaan,” jelas Mentan Amran dalam rapat tersebut.

Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, penyesuaian pola tanam, serta penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan.

Baca Juga: Tiba-tiba Datangi Pasar Tagog Padalarang, Mentan Amran Tegaskan Pedagang Jual di Atas HET Akan Ditindak Tegas

Di sektor produksi, Kementerian Pertanian terus memperkuat berbagai program prioritas untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan, seperti pembukaan lahan baru, optimalisasi lahan, pengelolaan irigasi, konservasi lahan, pembangunan infrastruktur pertanian, penyediaan benih unggul, alat dan mesin pertanian, pupuk subsidi, serta peningkatan peran penyuluh dan regenerasi petani.

Melalui langkah-langkah strategis yang terencana dan sinergi antara Kementerian Pertanian dan Komisi IV DPR RI, Indonesia diyakini mampu menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat kemandirian pangan di masa mendatang.

Editor : Eka Rahmawati
#dpr #amran sulaiman #mentan #komisi iv