Dalam tayangan tersebut, terlihat 2 siswi SMA mengenakan seragam lengkap dan berkerudung tengah berjalan menanjak di kawasan Gunung Merbabu.
Pemandangan tak biasa itu memperlihatkan bagaimana keduanya harus menempuh jalur pegunungan yang cukup terjal.
Salah satu siswi bahkan tampak menggunakan tongkat kayu sebagai alat bantu untuk menjaga keseimbangan saat berjalan di medan yang menanjak.
Momen tersebut, sontak mengejutkan sejumlah pendaki lain yang berada di lokasi.
Mereka tampak penasaran dengan keberadaan dua pelajar itu di jalur pendakian.
Baca Juga: Cair di Tengah atau Akhir Bulan? Simak Prediksi Jadwal Pencairan TPG April Tahun 2026
“Orang sini apa bukan?,” tanya salah satu pendaki dalam video.
Kedua siswi tersebut kemudian menjawab, mereka merupakan warga setempat atau akamsi (anak kampung sini).
Jawaban itu, seolah menjelaskan alasan mereka terbiasa melintasi jalur gunung dalam aktivitas sehari-hari, termasuk untuk berangkat dan pulang sekolah.
Melihat perjuangan mereka, seorang perempuan yang merekam video itu pun memberikan semangat.
“Hati-hati ya, semangat,” ucapnya.
Kisah ini kemudian menjadi sorotan warganet.
Baca Juga: BRI Menjadi Bank Pertama di Indonesia dengan Sertifikasi ISO/IEC 25000
Banyak yang tersentuh dengan semangat belajar kedua siswi tersebut, yang harus menghadapi tantangan geografis demi menempuh pendidikan.
Salah satu komentar datang dari akun @prabowobennyadi yang menilai pengalaman tersebut akan menjadi cerita berharga di masa depan.
“Percayalah, pengalaman saat ini bakal jadi bahan ocehan di saat tua kepada cucunya,” tulisnya.
Fenomena ini kembali mengingatkan publik bahwa di beberapa wilayah Indonesia, akses menuju pendidikan masih penuh tantangan.
Meski demikian, semangat para pelajar seperti dua siswi ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk terus belajar dan meraih masa depan. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim