Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Panjang dan Kering, Cek Wilayah Terdampak dan Langkah Persiapannya

Maulidia • Jumat, 17 April 2026 | 06:59 WIB
Ilustrasi Musim Kemarau wilayah Jawa Barat
Ilustrasi Musim Kemarau wilayah Jawa Barat

 


RADAR BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Bandung memperkirakan musim kemarau di wilayah Jawa Barat pada tahun 2026 akan berlangsung lebih awal, lebih panjang, serta lebih kering dibandingkan kondisi normal.

Sejumlah wilayah bahkan telah lebih dulu memasuki musim kemarau, di antaranya Karawang, wilayah tengah Subang, serta sebagian Indramayu.

Sementara itu, sekitar 56 persen wilayah Jawa Barat diprediksi mulai mengalami musim kemarau pada Mei 2026, sedangkan Kota Bandung diperkirakan menyusul pada Juni mendatang.

Baca Juga: Selain PKH-BPNT, Pemerintah Genjot Penyaluran Bansos Pangan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter

BMKG juga mengungkapkan, sebagian besar wilayah Jawa Barat berpotensi mengalami curah hujan di bawah normal.

Tercatat sekitar 93 persen wilayah diperkirakan mengalami kondisi yang lebih kering dari rata-rata klimatologis.

Adapun puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026. Meski demikian, terdapat variasi waktu di sejumlah wilayah, di mana sebagian daerah diprediksi mencapai puncak kemarau lebih awal pada Juli, serta sebagian lainnya pada September 2026.

Baca Juga: Babak Baru Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Cair Pertengahan April 2026 untuk 18 Juta KPM, Cek Skema Penyalurannya

BMKG menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer global, salah satunya fenomena El Nino yang berdampak pada penurunan curah hujan di Indonesia.

“Musim kemarau sebagian besar mengalami awal lebih awal. Kemudian juga memang durasinya lebih panjang dibandingkan dengan klimatologisnya. Hal ini disebabkan oleh adanya dinamika atmosfer berupa El Nino,” ujar Yuni Yulianti selaku Staf Data & Informasi BMKG Bandung, pada Jumat, 17 April 2026.

Selain itu, durasi musim kemarau di Jawa Barat umumnya berlangsung selama 4 hingga 5 bulan atau sekitar 13 hingga 15 dasarian.

Baca Juga: Tinjau Lokasi Jembatan Ambruk di Rumpin yang Belum Lama Diresmikan, Wakil Bupati Bogor Pastikan Penanganan Cepat

Namun, beberapa wilayah, terutama di bagian utara Jawa Barat, berpotensi mengalami kemarau dengan durasi yang lebih panjang.

Menghadapi kondisi musim kemarau panjang, BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam pengelolaan serta penghematan air guna mengantisipasi dampak kekeringan.

Berikut ini langkah kecil yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak kemarau panjang, yakni:

Baca Juga: Tinjau Lokasi Jembatan Ambruk di Rumpin yang Belum Lama Diresmikan, Wakil Bupati Bogor Pastikan Penanganan Cepat

- Hemat air bersih dari rumah
- Siapkan cadangan air kalau ada hambatan dari distribusi
- Tidak membakar sampah atau lahan
- Jaga tanaman dan ruang hijau agar tetap hidup
- Waspada ada titik api di sekitar lingkungan.***

Editor : Maulidia
#jawa barat #musim kemarau #bmkg