Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dibuka 35.476 Lebih Lowongan BUMN Baru, Kesempatan Jadi Manajer Koperasi hingga Pegawai Nelayan, Ini Syaratnya

Lucky Lukman Nul Hakim • Jumat, 17 April 2026 | 08:27 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

RADAR BOGOR - Kabar menggembirakan datang bagi para pencari kerja di Indonesia. 

Pemerintah resmi membuka puluhan ribu lowongan kerja dalam program Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih yang berada di bawah naungan perusahaan BUMN.

Tercatat sebanyak 35.476 posisi tersedia dalam rekrutmen tahap awal ini. 

Baca Juga: Penanganan Karhutla Kalbar Disorot, KLH Proses 7 Korporasi hingga Tahap Persidangan

Rinciannya, sekitar 30.000 lowongan diperuntukkan bagi posisi manajer koperasi yang akan berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara. 

Sementara itu, 5.476 posisi lainnya dibuka untuk kebutuhan pegawai Kampung Nelayan Merah Putih yang akan berstatus di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Seluruh posisi tersebut nantinya akan berada dalam ekosistem PT Agrinas Nusantara, sehingga pelamar berkesempatan menjadi bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Baca Juga: Coffee Shop Baru Hadir di Bogor Et AI Coffee and Space, Tawarkan Oase Nongkrong Estetik di Tengah Kota yang Murah

Proses pendaftaran telah dibuka sejak 15 April 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 24 April 2026. 

Seluruh tahapan dilakukan secara daring melalui situs resmi yang telah disediakan pemerintah.

Seleksi dilakukan secara terbuka untuk lulusan D3, D4, hingga S1 dari berbagai jurusan. 

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2026 Cair Lebih Cepat, KPM Simak Update SIKS-NG dan Jadwalnya di Sini!

Adapun persyaratan utama yang harus dipenuhi antara lain memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 serta batas usia maksimal 35 tahun.

Dalam proses seleksi, faktor domisili juga menjadi pertimbangan penting. 

Apabila terdapat nilai akhir yang sama antar pelamar, maka kandidat yang berasal dari wilayah penempatan akan memiliki peluang lebih besar untuk dipilih.

Baca Juga: Benarkah Saldo PKH-BPNT Sudah Masuk KKS? Cek Penjelasannya Soal Status Bansos Tahap II

Beberapa posisi strategis yang tersedia antara lain manajer Koperasi Desa Merah Putih dan manajer operasional Kampung Nelayan Merah Putih bagi lulusan D4 atau S1. 

Selain itu, tersedia pula posisi kepala produksi, penjamin mutu, hingga administrasi keuangan yang terbuka untuk lulusan D3, D4, maupun S1 dari semua jurusan.

Pelamar diwajibkan melakukan pendaftaran secara mandiri melalui laman resmi dengan membuat akun dan mengisi data diri pada formulir yang tersedia. Pemerintah menegaskan bahwa tidak ada jalur khusus di luar mekanisme tersebut.

Baca Juga: BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Panjang dan Kering, Cek Wilayah Terdampak dan Langkah Persiapannya

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menegaskan, proses seleksi akan berlangsung secara transparan dan adil. 

Ia juga mengingatkan, masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, karena hal tersebut merupakan bentuk penipuan.

Menurutnya, tidak ada pihak yang dapat menjamin seseorang lolos seleksi selain melalui proses resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Terungkap Pasutri di Kemang Bogor Ditangkap Jual Obat Keras dari Rumah, Sudah Beroperasi Setahun

Program ini merupakan tahap awal dari target besar pemerintah dalam memperkuat sektor ekonomi berbasis koperasi dan perikanan. 

Lebih dari 30.000 koperasi serta 1.369 kampung nelayan ditargetkan dapat terbentuk hingga pertengahan tahun 2026.

Ke depan, pemerintah juga membuka peluang adanya rekrutmen lanjutan seiring rencana pembangunan hingga 80.000 koperasi di seluruh Indonesia. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#PT Agrinas Pangan Nusantara #PT Agrinas Jaladri Nusantara #Koperasi Merah Putih #Kampung Nelayan Merah Putih #bumn