Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kloter Perdana Jamaah Haji 2026 Tiba di Madinah Lusa, Layanan Fast Track Siap Sambut

Rani Puspitasari Sinaga • Senin, 20 April 2026 | 15:27 WIB
Ilustrasi jamaah haji kloter pertama yang akan tiba di Madinah lusa. Foto: Diskominfo Pasuruan
Ilustrasi jamaah haji kloter pertama yang akan tiba di Madinah lusa. Foto: Diskominfo Pasuruan

RADAR BOGOR - Kelompok terbang (kloter) perdana jamaah haji 2026 dijadwalkan tiba di Madinah, Arab Saudi, pada Rabu, 22 April 2026.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Haji dan Umrah, Budi Agung Nugroho, menyampaikan bahwa jamaah kloter pertama akan menggunakan skema fast track, sehingga proses imigrasi di Bandara Madinah dapat berlangsung lebih cepat.

“Dengan skema fast track, proses penyambutan di bandara dilakukan secara singkat. Sementara penyambutan resmi akan dilaksanakan setibanya jamaah haji di hotel di Madinah,” ujar Budi dalam keterangannya, Senin, 20 April 2026.

Baca Juga: RS Annisa Bogor Gelar Halal Bihalal, Perkuat Harmoni dan Soliditas Kerja

Selain itu, pergerakan jamaah dari bandara menuju bus juga diatur secara khusus. Hal ini dilakukan melalui kerja sama dengan pihak syarikah guna memastikan alur pergerakan berjalan tertib dan terorganisir.

“Jamaah akan diatur berdasarkan regu dan rombongan, sehingga sejak dari bandara hingga pembagian kamar hotel tetap dalam satu kelompok. Ini penting untuk menjaga ketertiban,” jelasnya.

Budi menambahkan, seluruh layanan bagi jamaah haji di Arab Saudi telah dipersiapkan dengan matang menjelang kedatangan kloter pertama. Layanan tersebut meliputi akomodasi, konsumsi, hingga transportasi.

Baca Juga: Status Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Terlihat, Tapi Kenapa Dana Belum Cair? Ini Penjelasannya

Sebanyak 682 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dari Jakarta juga telah ditempatkan di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan bandara untuk memastikan proses kedatangan serta pergerakan jamaah berjalan lancar.

Terkait penanganan bagasi, telah disiapkan layanan khusus agar barang bawaan jemaah dapat tiba dengan aman di hotel. Selama berada di Madinah, jamaah akan melaksanakan ibadah Arbain selama 8 hingga 9 hari.

Kementerian Haji dan Umrah juga menjamin layanan konsumsi hingga maksimal 27 kali makan selama masa tinggal tersebut. “Setelah itu, jemaah akan diberangkatkan ke Mekkah untuk mengikuti rangkaian puncak ibadah haji,” tutup Budi.

 

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#haji #jamaah #madinah