RADAR BOGOR - Rencana pembukaan pendaftaran CPNS 2026 mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, khususnya para pencari kerja yang ingin menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Di tengah berbagai pilihan instansi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali mencuri perhatian karena sistem seleksinya yang relatif lebih sederhana.
Berdasarkan pola seleksi sebelumnya, Kemenhub hanya menerapkan tiga tahapan utama yang wajib dilalui peserta.
Baca Juga: Satu Bulan Kosong, 150 Karton MinyaKita Akhirnya Didistribusikan ke Pengecer di Kota Bogor
Hal ini dinilai lebih ringkas dibandingkan beberapa instansi lain yang menambahkan tes fisik, kesehatan, atau psikotes lanjutan.
Tahap pertama adalah seleksi administrasi. Pada fase ini, peserta harus memastikan seluruh dokumen lengkap dan sesuai ketentuan.
Kesalahan kecil, seperti format file atau dokumen yang tidak valid, bisa langsung menggugurkan peluang.
Selanjutnya, peserta akan menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis CAT dari BKN.
Tes ini menjadi gerbang utama untuk menyaring kandidat terbaik berdasarkan kemampuan dasar.
Tahap terakhir adalah Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Kombinasi nilai SKD dan SKB akan menentukan kelulusan akhir peserta.
Dengan sistem seleksi yang lebih efisien ini, Kemenhub diprediksi kembali menjadi salah satu instansi favorit pada CPNS 2026.
Terlebih lagi, pada rekrutmen sebelumnya tersedia lebih dari 1.300 formasi yang mencakup berbagai bidang, terutama sektor transportasi laut.
Meski demikian, para calon pelamar diingatkan untuk tidak menganggap remeh proses seleksi.
Persaingan tetap ketat karena jumlah pendaftar setiap tahun terus meningkat.
Persiapan sejak dini, terutama memahami materi SKD dan SKB, menjadi kunci utama untuk meraih peluang tersebut.
Jika pemerintah resmi membuka pendaftaran CPNS 2026 dalam waktu dekat, maka saat inilah momentum terbaik untuk mulai mempersiapkan diri secara matang.***
Editor : Asep Suhendar