Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Stok Beras Nasional Tembus 4,8 Juta Ton, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Aman hingga 11 Bulan

Yosep Awaludin • Selasa, 21 April 2026 | 11:01 WIB
Presiden bersama Wakil Menteri Pertanian melakukan sidak ke gudang Bulog untuk memastikan stok beras nasional dalam kondisi aman. (Foto : Instagram @kementrianpertanian)
Presiden bersama Wakil Menteri Pertanian melakukan sidak ke gudang Bulog untuk memastikan stok beras nasional dalam kondisi aman. (Foto : Instagram @kementrianpertanian)

RADAR BOGOR – Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional, terutama beras, dalam kondisi terkendali dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini tercatat mencapai sekitar 4,8 juta ton dan diproyeksikan terus bertambah hingga mendekati 5 juta ton.

 Angka tersebut menjadi salah satu capaian tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan stok beras nasional.

Baca Juga: Telepon Misterius Tanpa Suara? Waspada Call Hening, Modus Baru Penipuan Digital yang Mengintai

Mengutip informasi dari akun Instagram resmi Kementerian Pertanian, Presiden bersama Wakil Menteri Pertanian melakukan inspeksi mendadak ke Gudang Bulog Danurejo di Magelang guna mengecek langsung kondisi stok di lapangan.

Inspeksi dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya agar pemerintah dapat melihat kondisi sebenarnya.

Dari hasil peninjauan tersebut, stok beras dinilai dalam kondisi aman, dengan kapasitas gudang Bulog yang terisi optimal di berbagai daerah.

Baca Juga: Klarifikasi Saldo KKS Rp600.000 di Bulan April, Apakah Bansos BPNT Tahap 2 Sudah Cair? Simak Info Terbarunya

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyampaikan bahwa kondisi ini mencerminkan posisi Indonesia yang cukup kuat dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di tengah ketidakpastian situasi global.

Selain didukung stok cadangan yang besar, peningkatan produksi beras nasional juga memperkuat kondisi tersebut.

Sepanjang 2025, produksi beras tercatat naik sekitar 4,07 juta ton atau sebesar 13,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Liburan, Pengalaman Bermakna Siswa Surau Academy di Belitung

Ketersediaan beras nasional tidak hanya berasal dari cadangan pemerintah. Stok yang berada di masyarakat diperkirakan mencapai lebih dari 12 juta ton, ditambah potensi panen yang diproyeksikan menyumbang sekitar 12 juta ton lagi.

Dengan total pasokan tersebut, kebutuhan beras nasional diperkirakan dapat tercukupi hingga hampir 11 bulan ke depan.

Hal ini menempatkan Indonesia dalam posisi relatif aman dalam menghadapi potensi krisis pangan.

Peran Perum Bulog dinilai sangat vital dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan.

Baca Juga: Tak Ada Kenaikan, PLN Tegaskan Tarif Listrik April 2026 Tetap Berlaku untuk Semua Golongan

Saat musim panen raya, Bulog menyerap gabah petani untuk menjaga harga agar tidak anjlok. 

Sementara pada periode paceklik, cadangan beras dilepas ke pasar guna menjaga harga tetap terjangkau.

Pemerintah juga terus memperkuat fungsi Bulog melalui dukungan regulasi serta alokasi anggaran.

Baca Juga: Akhirnya Bansos PKH Tahap 2 di SIKS-NG Sudah Tampilkan Periode Salur April Mei Juni 2026, Sementara PIP Termin 1 Cair dan BPNT Masih Dalam Pemantauan

Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan harga antara tingkat petani dan konsumen agar tetap stabil. (Mirta/Vokasi IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#pangan nasional #pemerintah #beras