Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sering Sakit Telinga Saat Naik Pesawat? Dokter IPB Ungkap Penyebab dan Cara Mencegahnya

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 21 April 2026 | 10:27 WIB
Dosen Fakultas Kedokteran IPB University, dr. Citra Ariani Sp.KP.  (IPB TV)
Dosen Fakultas Kedokteran IPB University, dr. Citra Ariani Sp.KP. (IPB TV)

RADAR BOGOR - Perjalanan udara kerap menjadi pilihan utama karena efisiensi waktu, namun di balik kenyamanan tersebut, ada sejumlah keluhan kesehatan yang sering dialami penumpang. 

Mulai dari telinga terasa nyeri, mual, hingga tubuh mudah lelah, kondisi ini umumnya dipicu oleh perubahan tekanan udara dan kelembapan kabin yang rendah.

Dalam tayangan IPB Pedia di IPB TV, dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB University), dr Citra Ariani, SpKP, MBiomed mengungkapkan, keluhan paling umum saat penerbangan adalah rasa sakit pada telinga. 

Baca Juga: Angkutan Haji 2026 Dimulai 22 April, Terminal 2F Bandara Soekarno Hatta Jadi Pusat Layanan Jemaah

Ia menjelaskan, kondisi ini sering muncul terutama ketika seseorang sedang tidak dalam kondisi fit atau mengalami flu.

Menurut dr Citra, nyeri telinga terjadi akibat perbedaan tekanan antara bagian dalam telinga dan lingkungan luar kabin pesawat. 

"Ketidakseimbangan ini membuat telinga tidak mampu beradaptasi dengan cepat, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman," paparnya dikutip Radar Bogor di laman resmi IPB, Selasa 21 APril 2026.

Baca Juga: Gaya Tradisional, Kebaya dan Pangsi Warnai Upacara Hari Kartini di SMA YPHB Kota Bogor

Tak hanya itu, penumpang juga sering mengalami pusing, mual, hingga mabuk perjalanan. 

Ia menyebutkan, kondisi tersebut bisa disebabkan oleh dehidrasi selama penerbangan maupun faktor psikologis, seperti rasa cemas atau takut, terutama bagi mereka yang jarang bepergian dengan pesawat.

Meski demikian, dr Citra menilai bahwa kondisi darurat di dalam pesawat tergolong jarang terjadi. 

Baca Juga: Bansos 21 April 2026, Fakta di Balik Munculnya Periode April-Juni di SIKS-NG dan Daftar Daerah yang Gencar Pencairan Susulan

Namun, ia tetap mengingatkan bahwa potensi gangguan serius seperti serangan jantung tetap ada, meskipun tidak umum. 

Oleh karena itu, menjaga kondisi tubuh sebelum bepergian menjadi langkah penting.

Ia menyarankan, agar penumpang menerapkan pola hidup sehat sebelum dan selama penerbangan, seperti memastikan waktu tidur yang cukup, mengonsumsi makanan secukupnya, serta tetap melakukan aktivitas fisik ringan.

Baca Juga: Pembangunan Spot Kuliner di Taman Heulang Kota Bogor Kian Serius, Siap Tampung 100 Pedagang

Selain itu, ia juga mengingatkan agar penumpang tidak duduk terlalu lama selama perjalanan. 

Melakukan peregangan sederhana atau berjalan sejenak di dalam kabin dinilai efektif untuk membantu melancarkan sirkulasi darah, terutama pada bagian kaki.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah menjaga asupan cairan tubuh. dr Citra menekankan bahwa minum air putih secara cukup selama penerbangan dapat membantu mencegah dehidrasi, sekaligus mengurangi risiko pusing dan kelelahan.

Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi Terjang Bogor, 37 Titik Terdampak, Pemkab Siaga 24 Jam dan Fokus Pemulihan

Dengan persiapan yang baik dan kebiasaan sederhana tersebut, perjalanan udara dapat tetap berlangsung dengan aman dan nyaman. 

Ia pun mengimbau, agar setiap penumpang lebih memperhatikan kondisi tubuhnya, tidak hanya saat bepergian, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#ipb #bogor #institut pertanian bogor #pesawat #telinga