RADAR BOGOR - Persaingan memperebutkan posisi di program strategis pemerintah tahun ini ternyata jauh lebih ketat dari perkiraan.
Berdasarkan data yang dilansir dari Instagram @cpnskarierindonesia, antusiasme masyarakat untuk bergabung menjadi Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) benar-benar meledak.
Hingga tanggal 20 April 2026 saja, total pelamar gabungan sudah menembus angka 383.830 orang.
Jika melihat rincian beberapa hari sebelumnya, posisi Manajer Kopdes menjadi primadona dengan lebih dari 220 ribu pendaftar, disusul Pengelola KNMP yang mencapai angka 64 ribu lebih.
Prediksi 600 Ribu Pendaftar: Apa Penyebabnya?
Angka di atas sebenarnya adalah data per tiga hari yang lalu. Diprediksi jumlah pelamar saat ini sudah melewati angka 500.000 orang dan berpotensi menyentuh 600.000 pendaftar saat penutupan nanti.
Ada dua alasan utama mengapa lonjakan ini terjadi:
1. Kemudahan Syarat
Pemerintah baru saja mempermudah aturan mengenai "Surat Keterangan Sehat", sehingga banyak orang yang sebelumnya ragu kini mulai mendaftar.
2. Efek "Last Minute"
Seperti biasa, banyak pelamar yang baru menyelesaikan pendaftaran di hari-hari terakhir.
Saking tingginya trafik pendaftar yang mengakses portal resmi Panselnas SDM PHTC, situs web dilaporkan mengalami gangguan teknis atau error berulang kali pada 22 April kemarin.
Hal ini menjadi peringatan keras bagi Anda yang belum menyelesaikan proses submit data.
Selain itu, penting untuk dicatat bahwa pendaftaran hanya dibuka sampai besok, Jumat, 24 April 2026. Hingga saat ini, pemerintah menegaskan belum ada rencana perpanjangan waktu.
Bagi Anda yang serius mengincar posisi ini, disarankan untuk melakukan pendaftaran atau penyelesaian berkas di jam-jam "longgar", seperti dini hari, untuk menghindari server down.
Jangan sampai mimpi Anda memajukan desa kandas hanya karena gagal upload dokumen di detik-detik terakhir.***
Editor : Eli Kustiyawati