RADAR BOGOR — Upaya pengendalian harga pangan mulai menunjukkan hasil pada pekan ketiga April 2026.
Penurunan harga pangan kian meluas di berbagai daerah seiring terjaganya pasokan dan intervensi pemerintah.
Berdasarkan informasi melalui Website Badan Pangan Nasional @badanpangan.go.id, Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas, Nita Yulianis, menyampaikan bahwa ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman sesuai proyeksi neraca pangan 2026.
Ia menjelaskan bahwa stabilisasi dilakukan tidak hanya dari sisi pasokan, tetapi juga melalui pengawasan ketat di rantai distribusi.
Dalam periode 5 Februari hingga 19 April 2026, Satgas pengawasan pangan telah memantau 88.845 titik di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, dengan 1.059 teguran serta tujuh penindakan hukum atas pelanggaran.
Bapanas juga terus mengakselerasi program intervensi seperti penyaluran beras SPHP dan bantuan pangan. Hingga saat ini, realisasi SPHP mencapai 123.000 ton dari target 828.000 ton.
Baca Juga: BRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Fundamental Kuat dan Likuiditas Solid Siap Topang Ekspansi 2026
Sementara bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng telah tersalurkan masing-masing 100.000 ton dan 20.000 ton kepada 33,2 juta KPM.
Gerakan Pangan Murah (GPM) turut diperluas, dengan total pelaksanaan mencapai 3.985 kali di 36 provinsi dan 347 kabupaten/kota.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir Balaw, menekankan pentingnya pengawasan harga di daerah.
Ia meminta pemerintah daerah segera menindak potensi permainan harga agar petani tetap untung dan konsumen tidak dirugikan.
Di sisi data, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tren IPH yang membaik. Jumlah daerah yang mengalami kenaikan IPH menurun menjadi 137 kabupaten/kota, sementara wilayah yang mengalami penurunan meningkat menjadi 213 daerah.
Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan harga pangan mulai mereda di berbagai wilayah, meskipun pengawasan dan intervensi tetap perlu diperkuat agar stabilitas harga dapat terjaga secara berkelanjutan. (Dian/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin