RADAR BOGOR - Kabar terbaru mengenai pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bulan April 2026 masih menjadi perhatian serius di kalangan tenaga pendidik.
Hingga tanggal 3 April 2026, belum terlihat adanya realisasi pencairan TPG untuk periode bulan April.
Kondisi ini memunculkan berbagai spekulasi, terutama terkait prioritas anggaran yang sedang dilakukan pemerintah terkait penyaluran TPG.
Berdasarkan pemantauan terkini, Kementerian Keuangan diketahui masih memfokuskan pencairan TPG untuk periode Januari hingga Maret 2026, khususnya bagi guru yang sebelumnya belum menerima haknya.
Dalam dua hari terakhir, proses pencairan untuk periode tersebut berlangsung cukup masif, menandakan adanya percepatan penyelesaian tunggakan.
Jika merujuk pada ketentuan dalam Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026, pencairan TPG dilakukan setiap bulan.
Baca Juga: Bansos PIP Termin 1 Cair Akhir April 2026? Begini Jawaban Lengkap Cara Cek Nama Penerima Bantuan
Artinya, peluang pencairan untuk bulan April masih terbuka dalam rentang waktu yang sangat terbatas.
Dilansir dari YouTube Guru Abad 21, diperkirakan realisasi dapat terjadi mulai 24 April hingga paling lambat antara 27–30 April 2026.
Situasi ini menunjukkan bahwa pemerintah sedang berupaya menjaga konsistensi distribusi anggaran, meskipun harus dilakukan secara bertahap.
Baca Juga: Apakah ASN Bisa Terima Bansos PKH dan BPNT 2026? Cek Jawaban Lengkap Cara Pastikan Status Bantuan
guru diharapkan tetap memantau perkembangan terbaru, mengingat proses administrasi dan verifikasi seringkali menjadi faktor penentu keterlambatan pencairan.
Di sisi lain, perhatian juga tertuju pada TPGTR 100% yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Tidak adanya informasi resmi dari pemerintah pusat memunculkan dugaan bahwa skema pencairannya kemungkinan akan mengikuti pola tahun sebelumnya, yakni direalisasikan menjelang akhir tahun.
Dengan dinamika ini, transparansi informasi dan kejelasan regulasi menjadi kunci utama.
Guru sebagai penerima manfaat diharapkan tidak hanya menunggu, tetapi juga aktif mencari informasi dari sumber terpercaya agar tidak terjebak dalam berita yang belum terverifikasi.***
Editor : Asep Suhendar