RADAR BOGOR – Menjelang seleksi CPNS 2026, muncul sebuah “bocoran” yang membuat banyak calon pelamar semakin bersemangat.
Sebuah unggahan viral mengungkap daftar instansi pemerintah yang disebut tidak menggunakan ujian SKB tambahan di luar CAT.
Informasi ini sontak menarik perhatian karena dianggap bisa menjadi strategi jitu untuk meningkatkan peluang kelulusan.
Baca Juga: DC Studios Rilis Teaser Perdana Clayface, Siap Teror Bioskop pada Oktober Mendatang
Dalam penjelasannya, pelamar cukup fokus mempersiapkan diri pada ujian SKB berbasis komputer sesuai jabatan yang dilamar.
Beberapa instansi yang masuk dalam daftar tersebut antara lain Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Pertanian.
Tak hanya kementerian, sejumlah lembaga penting juga disebutkan, seperti Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dan Badan Pangan Nasional.
Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan juga termasuk dalam daftar instansi yang dinilai “lebih sederhana” dalam tahapan seleksi.
Meski terdengar menjanjikan, para ahli mengingatkan bahwa tidak adanya tes tambahan bukan berarti seleksi menjadi mudah.
Justru, persaingan di tahap CAT bisa menjadi lebih ketat karena semua peserta bertumpu pada satu jenis ujian yang sama.
Baca Juga: Bansos Tahap 2 2026 Segera Cair, Verifikasi Rekening Beres, Cek Status PKH dan BPNT Terbaru di Sini
Fokus pada CAT bukan berarti santai. Justru harus lebih maksimal karena tidak ada penilaian tambahan yang bisa ‘menyelamatkan’ nilai.
Di sisi lain, penting juga untuk memahami bahwa data ini berdasarkan pola seleksi tahun 2024.
Artinya, belum tentu seluruh instansi akan menerapkan kebijakan yang sama pada CPNS 2026.
Baca Juga: BI-Rate 4,75 Persen Jadi Kunci, Bank Indonesia Perkuat Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Para calon pelamar disarankan untuk terus memantau pengumuman resmi dari pemerintah serta mempersiapkan diri secara menyeluruh, baik untuk CAT maupun kemungkinan tes tambahan lainnya.
Dengan strategi yang tepat dan persiapan yang matang, peluang untuk lolos CPNS tetap terbuka lebar terlepas dari instansi mana yang dipilih.
Apakah daftar ini akan benar-benar berlaku di 2026? Atau justru ada perubahan besar? Semua masih menjadi tanda tanya yang dinanti jawabannya.***
Editor : Asep Suhendar