Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Minder Tes Fisik CPNS? Ini Strategi Latihan 3 Bulan dari Nol Agar Stamina Jago dan Siap Jadi ASN Tangguh

Khairunnisa RB • Senin, 27 April 2026 | 17:06 WIB
Ilustrasi setelah lulus seleksi CPNS. (Foto: bojonegorokab.go.id)
Ilustrasi setelah lulus seleksi CPNS. (Foto: bojonegorokab.go.id)

RADAR BOGOR - Banyak calon peserta CPNS merasa minder ketika mendengar kata "Tes fisik”. Apalagi jika selama ini mereka jarang berolahraga.

Namun kabar baiknya, kemampuan fisik adalah sesuatu yang bisa dilatih dan ditingkatkan, bahkan dalam waktu relatif singkat asal dilakukan dengan strategi yang tepat.

Mari kita mulai dari komponen paling umum: lari 12 menit.

Fokus utama di sini adalah daya tahan, bukan kecepatan.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Triwulan II 2026 Belum Cair, Ini Bantuan yang Benar-benar Sudah Mulai Disalurkan

Jika kamu masih pemula, mulailah dengan jogging ringan selama 10–15 menit, lalu tingkatkan durasi dan intensitas secara bertahap.

Latihan interval, kombinasi lari cepat dan lambat juga sangat efektif untuk meningkatkan stamina.

Selanjutnya, push up dan sit up. Latihan ini bisa dilakukan setiap hari, bahkan di rumah tanpa alat.

Kuncinya adalah konsistensi dan teknik yang benar.

Baca Juga: Bukan Cuma Duduk Manis, Daftar Instansi CPNS 2026 Ini Wajibkan Tes Fisik Berat, Ada BIN hingga Kemenkumham

Mulailah dari jumlah kecil, misalnya 10–15 repetisi, lalu tingkatkan sedikit demi sedikit setiap minggu.

Untuk pull up dan chinning, jika kamu belum mampu melakukannya, jangan langsung menyerah.

Gunakan metode latihan bertahap seperti:

• Negative pull up (turun perlahan)
• Assisted pull up (menggunakan bantuan)
• Latihan otot pendukung seperti plank dan rowing

Baca Juga: Terbukti Bolos Kerja ASN di DPRD Kota Bogor Dijatuhkan Sanksi Disiplin, BKPSDM Terus Pantau

Hasilnya mungkin tidak instan, tetapi dengan latihan rutin, peningkatan pasti akan terlihat.

Kemudian, shuttle run membutuhkan kombinasi kecepatan dan kelincahan.

Latihan sprint jarak pendek, perubahan arah, dan footwork sangat membantu.

Jangan lupa untuk melatih koordinasi tubuh agar tidak mudah kehilangan keseimbangan.

Jika kamu menargetkan instansi seperti Bakamla, maka latihan renang wajib masuk dalam programmu.

Baca Juga: 25 Ribu KPM Gagal Burekol dan Daftar Penerima Bansos Tahap 2 2026 Sudah Muncul, Paling Telat 1 Minggu Lagi Status Berubah

Mulailah dari teknik dasar, lalu tingkatkan jarak secara bertahap hingga mampu mencapai 50 meter tanpa berhenti.

Agar lebih efektif, kamu bisa menyusun program latihan selama 3 bulan:

• Bulan 1: Adaptasi (latihan ringan, fokus teknik)
• Bulan 2: Peningkatan (menambah intensitas dan repetisi)
• Bulan 3: Simulasi (latihan seperti kondisi tes sebenarnya)

Baca Juga: 25 Ribu KPM Gagal Burekol dan Daftar Penerima Bansos Tahap 2 2026 Sudah Muncul, Paling Telat 1 Minggu Lagi Status Berubah

Selain latihan, jangan abaikan faktor lain seperti:

• Pola makan bergizi
• Istirahat cukup
• Hidrasi yang baik

Banyak orang gagal bukan karena kurang kuat, tetapi karena tubuh mereka tidak terjaga dengan baik.

Yang paling penting, jangan menunggu “mood” untuk mulai.

Disiplin adalah kunci. Latihan kecil yang dilakukan setiap hari jauh lebih efektif dibanding latihan berat yang jarang dilakukan.

Baca Juga: Viral Video Dugaan Pemalakan di Kawasan Perumahan Ciseeng Bogor, Pelaku Ditangkap, Kapolsek Parung Bilang Begini

Jika kamu konsisten selama 3 bulan, perubahan yang terjadi bisa sangat signifikan.

Dari yang awalnya tidak kuat lari 5 menit, menjadi mampu menyelesaikan 12 menit dengan baik.

Dari yang tidak bisa pull up, menjadi mampu melakukan beberapa repetisi.

Pada akhirnya, tes fisik bukanlah musuh, melainkan peluang.

Peluang untuk menunjukkan bahwa kamu bukan hanya siap secara intelektual, tetapi juga secara fisik siap menjadi bagian dari aparatur negara yang tangguh dan profesional.***

Editor : Asep Suhendar
#asn #cpns #tes fisik