RADAR BOGOR - Insiden kecelakaan serius melibatkan kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.
Tabrakan frontal KA Agro Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line menyebabkan operasional kereta di jalur Bekasi dan sekitarnya terganggu total.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.55 WIB, ketika KA Argo Bromo Anggrek dengan rute Gambir–Surabaya Pasarturi bertabrakan langsung dengan rangkaian KRL.
Benturan keras di lintasan ini membuat perjalanan kereta dari dan menuju Jakarta, Bekasi, hingga Cikarang tidak dapat dilanjutkan.
Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengonfirmasi adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan jumlah korban meninggal dunia mencapai empat orang.
"38 orang sudah dievakuasi dan 4 orang teridentifikasi meninggal dunia. Semua sudah dievakuasi ke RS," ungkap Anne Purba di lokasi kejadian.
KAI juga menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian ini serta belasungkawa kepada keluarga korban.
Hingga saat ini, proses evakuasi dan investigasi penyebab kecelakaan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.
Selain korban meninggal, sejumlah penumpang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.***
Editor : Maulidia