Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Evakuasi KRL Masih Berlangsung Pasca Tabrakan dengan Kereta Argo Bromo Anggrek, Stasiun Bekasi Timur Dijaga Ketat

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 28 April 2026 | 14:33 WIB
Proses evakuasi KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur masih berlangsung pada Selasa, 28 April 2026 siang. (Fauzan/Radar Bogor)
Proses evakuasi KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur masih berlangsung pada Selasa, 28 April 2026 siang. (Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Proses evakuasi Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline pasca ditabrak kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jawa Barat masih terus berlangsung hingga Selasa, 28 April 2026 siang.

Pantauan Radar Bogor di lokasi siang ini, sejumlah alat berat pun turut diterjunkan, bagian roda tampak sudah terpisah dengan area gerbong. Gerbong KRL terlihat sudah dalam posisi miring.

Area peron terlihat dipenuhi oleh petugas KAI, warga sekitar juga turut menyaksikan proses evakuasi KRL ini di balik pagar Stasiun Bekasi Timur.

Sementara itu kawasan Stasiun Bekasi Timur sendiri turut dijaga ketat oleh aparat kepolisian, area depan dipasangi police line yang menandai tidak boleh ada aktivitas.

Baca Juga: Tunggu Perjalanan Kereta Jarak Jauh, Penumpang Terlantar Berjam-Jam di Stasiun Bekasi

Tidak sembarang orang masuk ke kawasan Stasiun Bekasi Timur, tenda-tenda evakuasi turut didirkan di sekitar area depan stasiun ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah pejabat publik turut hadir satu hari pasca tragedi tabrakan kereta, salah satunya Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan, Agus Hari Murti Yudoyono.

Dalam penanganan insiden, PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama Basarnas, TNI, Polri Indonesia, serta tim medis bergerak sigap memberikan pertolongan dan memastikan seluruh korban segera mendapatkan penanganan.

Baca Juga: Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang KRL Was-was Duduk di Gerbong Wanita

Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan secara optimal dengan mengedepankan keselamatan korban serta percepatan penanganan di lokasi kejadian.

Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah evakuasi dan penanganan korban secara maksimal. Sementara itu, untuk mengetahui penyebab insiden, proses investigasi diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi agar dapat dilakukan penelusuran secara menyeluruh.

“Kami fokus pada upaya evakuasi dan penanganan korban dengan sekuat tenaga, untuk penyebab kejadian, kami menyerahkannya kepada KNKT agar dapat ditelusuri secara lebih mendalam,” ujar Dudy kepada wartawan.(bay)

Editor : Eka Rahmawati
#stasiun bekasi timur #krl #KA Argo Bromo Anggrek #kereta #tabrakan