Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hanya 90 Ribu Peserta yang Lolos ke Seleksi Tambahan, Simak Aturan Main Seleksi Kompetensi Manajer Koperasi Desa 2026

Robecca Sesaria • Minggu, 3 Mei 2026 | 06:25 WIB
Ilustrasi para peserta manajer Koperasi Desa. (Foto: menpan.go.id)
Ilustrasi para peserta manajer Koperasi Desa. (Foto: menpan.go.id)

RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi Anda yang sedang menantikan kepastian alur seleksi PHTC Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih 2026.

Menjadi bagian dari penggerak ekonomi desa melalui posisi manajer tentu memerlukan persiapan yang matang, mengingat persaingan yang diprediksi akan sangat ketat.

Agar tidak salah langkah, mari pahami detail tahapan seleksi dan sistem penilaian yang akan menentukan kelulusan Anda di bawah ini.

Tahapan Seleksi PHTC Manajer Koperasi Desa 2026

Baca Juga: Jadi Kunci Lulus Seleksi Kopdes PHTC 2026, Jangan Abaikan 7 Prinsip Dasar Koperasi Berikut Ini

Berdasarkan informasi dari Instagram @studicpns.id, perjalanan Anda untuk menjadi Manajer Koperasi Desa akan melewati tiga fase utama:

1. Seleksi Administrasi: Pemeriksaan kelengkapan berkas sesuai syarat yang ditentukan.

2. Seleksi Kompetensi: Meliputi tes potensi kognitif dan tes manajemen koperasi.

3. Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT) oleh Kemenhan:

Baca Juga: Persiapan Final Ujian Kopdes PHTC 2026: Simak Ulasan Materi Fundamental dan Regulasi Penting yang Sering Muncul

• Tes Mental Ideologi: Pengisian data pribadi, tes tertulis, hingga wawancara.

• Ujian Kesehatan: Meliputi pemeriksaan fisik, laboratorium, radiologi, dan EKG.

Sistem Perangkingan Menuju SKT

Perlu diketahui bahwa tidak semua peserta yang lulus ambang batas bisa lanjut ke tahap berikutnya. Berikut aturan mainnya:

Baca Juga: Wajib Tahu, Inilah Identitas Ganda Koperasi yang Bakal Jadi Bahasan Utama di Kopdes PHTC 2026, Apa Itu?

• Hanya 90.000 peserta (atau 3x jumlah formasi) dengan peringkat terbaik yang berhak lanjut ke SKT.

• Penyusunan ranking utama didasarkan pada nilai tes potensi kognitif.

• Jika ada nilai kognitif yang sama, maka urutan ditentukan berdasarkan:

Baca Juga: Bisa Daftar CPNS Setelah Ikut Kopdes? Simak Perbedaan Tahapan, Status Kerja, hingga Sanksi Kontrak

1. Nilai tes manajemen koperasi tertinggi.

2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi.

3. Usia peserta yang lebih tua.

Baca Juga: CPNS atau Kopdes, Mana Lebih Menjanjikan? Ini Perbedaan Mencolok Gaji, Status, hingga Aturan Mainnya

Penentuan Kelulusan Akhir

Banyak yang bertanya, bagaimana menentukan siapa yang benar-benar lolos? Kelulusan akhir ditentukan dari kombinasi: Lulus SKT + Perolehan Nilai Akhir Tertinggi.

Disclaimer: Hingga saat ini, Panselnas belum mengeluarkan urutan spesifik. Analisis ini disusun berdasarkan pola seleksi serupa yang lazim digunakan.

Baca Juga: Hampir 400 Ribu Orang Daftar, Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Sempat Buat Situs Down

Kriteria Lulus SKT:

1. Wajib dinyatakan sehat (Lulus tes kesehatan).

2. Memenuhi standar minimum (Passing grade) pada tes tertulis dan wawancara.

Meskipun nilai SKT Anda tinggi, jika ditemukan kondisi kesehatan yang tidak dapat ditoleransi atau nilai wawancara di bawah standar, Anda tetap dinyatakan tidak lulus.

Baca Juga: Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Jadi Sorotan, Bisa Setara BUMN? Segini Nominalnya

Rumus Nilai Akhir= Nilai tes potensi kognitif + nilai seleksi kompetensi tambahan.

Sebagai kesimpulan, strategi terbaik yang bisa Anda lakukan saat ini adalah memberikan fokus maksimal pada persiapan tes potensi kognitif.

Mengingat tes ini menjadi penentu utama dalam perangkingan, nilai kognitif yang tinggi akan memberi Anda "tiket aman" meskipun nilai manajemen koperasi Anda standar.

Selain itu, mulailah menjaga kesehatan fisik dan luaskan wawasan kebangsaan untuk menghadapi tes mental ideologi.***

Editor : Eli Kustiyawati
#manajer koperasi desa #seleksi PHTC #Kampung Nelayan Merah Putih