Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Peserta Ujian CAT Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih Keluhkan Sistem Error, Mulai dari Jawaban Berubah hingga Jaringan Lambat

Robecca Sesaria • Kamis, 7 Mei 2026 | 04:56 WIB
Peserta seleksi kompetensi Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih. (Foto: Instagram @bkn2surabaya)
Peserta seleksi kompetensi Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih. (Foto: Instagram @bkn2surabaya)

RADAR BOGOR - Pelaksanaan ujian Computer Assisted Test (CAT) untuk seleksi Koperasi Desa (Kopdes) dan Kampung Nelayan tengah menjadi sorotan hangat di media sosial.

Dilansir dari Instagram @cpnskarierindonesia, sejumlah peserta mengungkapkan kekecewaan mereka melalui berbagai platform seperti grup diskusi, Threads, X (Twitter), hingga kolom komentar karena mengalami kendala teknis yang dianggap merugikan.

Banyak peserta merasa sistem ujian yang digunakan saat ini kurang siap menghadapi beban pelaksanaan di lapangan.

Baca Juga: Siapa yang Berhak Lolos Jika Nilai Seleksi Manajer Koperasi Desa 2026 Sama? Simak 4 Urutan Prioritas Berikut Ini

Keluhan yang paling mendominasi adalah terjadinya error pada sistem yang mengganggu proses pengerjaan soal.

Berdasarkan rangkuman dari berbagai keluhan peserta, berikut adalah 5 kendala teknis utama yang dialami di lokasi ujian:

1. Jawaban Berubah Otomatis

Baca Juga: Gugur Massal di Hari Pertama! Ini Alasan Banyak Peserta Koperasi Desa Merah Putih 2026 Gagal Capai Passing Grade

Peserta merasa jawaban yang sudah dipilih berubah dengan sendirinya, sehingga tidak sesuai dengan pilihan awal mereka.

2. Data Jawaban Terhapus

Jawaban yang telah diisi secara tiba-tiba menjadi kosong atau tidak tersimpan oleh sistem.

Baca Juga: Bukan Sekadar Lolos Passing Grade, Simak Kriteria Kelulusan Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026, Peserta Wajib Tahu

3. Opsi Jawaban Tidak Sinkron

Terjadi ketidaksesuaian saat mengklik pilihan; misalnya, peserta mengklik opsi A, namun yang terpilih di layar justru opsi D.

4. Masalah Koneksi dan Jaringan

Jaringan yang lambat menyebabkan opsi jawaban tidak bisa diklik dan perpindahan antar soal menjadi sangat lama.

Baca Juga: Banyak Peserta yang Gugur, Akankah Passing Grade Ujian Koperasi Desa Merah Putih 2026 Diturunkan? Berikut Penjelasan Lengkapnya

5. Gagal Save dan Lanjut

Setelah peserta mengklik tombol "Simpan dan Lanjutkan", sistem justru mengarahkan kembali ke nomor soal sebelumnya secara berulang.

Hingga hari pertama dan kedua pelaksanaan, gelombang protes dari peserta masih terus mengalir. Banyak dari mereka merasa kurang puas dengan hasil yang didapatkan.

Para peserta menegaskan bahwa penurunan skor mereka bukan disebabkan oleh ketidakmampuan menjawab soal, melainkan faktor kendala teknis di luar kendali yang merusak fokus serta mental mereka saat ujian berlangsung.***

Editor : Eli Kustiyawati
#ujian Computer Assisted Test #Koperasi Desa #Kampung Nelayan Merah Putih #Kopdes