Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

6 Fenomena Langit di Bulain Mei 2026 yang Bisa Diamati di Indonesia, Ada Hujan Meteor hingga Blue Moon

Yosep Awaludin • Kamis, 7 Mei 2026 | 14:02 WIB
Ilustrasi fenomena langit
Ilustrasi fenomena langit

RADAR BOGOR – Sepanjang Mei 2026, suasana malam akan dihiasi sejumlah fenomena langit menarik yang sayang untuk dilewatkan. 

Mulai dari bulan purnama, hujan meteor, hingga kemunculan Blue Moon diprediksi dapat diamati dari berbagai wilayah di Indonesia.

Sebagian fenomena langit tersebut bahkan bisa dinikmati tanpa alat bantu. Namun, untuk mendapatkan pengamatan yang lebih maksimal, masyarakat disarankan mencari lokasi dengan kondisi langit gelap dan minim polusi cahaya.

Baca Juga: Deklarasi ADPIKI Digelar di Kota Bogor, Satukan Dosen dan Peneliti Komunikasi Hadapi Era Digital

Berikut daftar fenomena langit yang akan terjadi sepanjang Mei 2026:

1. Flower Moon – 2 Mei 2026

Fenomena Flower Moon menjadi penanda bulan purnama yang identik dengan musim bunga bermekaran di sejumlah negara.

Di Indonesia, purnama ini dapat disaksikan sejak bulan terbit di ufuk timur pada malam hari hingga menjelang pagi.

Cahaya bulan yang terang membuat fenomena ini mudah terlihat meski berada di kawasan perkotaan.

Baca Juga: Rugikan Uang Negara Rp9,1 Miliar, Pelaku Dugaan Korupsi Pembangunan RSUD Bogor Utara Segera Terungkap

2. Puncak Hujan Meteor Eta Aquariid – 5 hingga 6 Mei 2026

Eta Aquariid merupakan hujan meteor yang berasal dari sisa debu Komet Halley yang terbakar saat memasuki atmosfer bumi.

Fenomena ini dikenal memiliki kecepatan tinggi dan sering meninggalkan jejak cahaya di langit malam.

Waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor ini diperkirakan terjadi menjelang subuh, sekitar pukul 02.00 hingga 05.00 WIB.

3. Earthshine – 12-13 Mei dan 19-20 Mei 2026

Earthshine adalah fenomena ketika sisi gelap bulan tampak samar bercahaya akibat pantulan cahaya Matahari dari permukaan bumi.

Fenomena ini dapat diamati pada 12 hingga 13 Mei sebelum fajar, serta pada 19 hingga 20 Mei setelah Matahari terbenam.

4. Super New Moon – 17 Mei 2026

Super New Moon terjadi saat bulan berada pada posisi terdekat dengan bumi dalam fase bulan baru.

Baca Juga: Update PKH dan BPNT Tahap 2: Muncul Status SI di Bank Ini, Simak Alasan Mengapa Bantuan Anda Masih Tertunda

Meski tidak dapat dilihat secara langsung, fenomena ini memengaruhi kondisi langit malam dan berpotensi menyebabkan pasang air laut lebih tinggi akibat pengaruh gravitasi bulan.

5. Konjungsi Bulan dan Venus – 18 Mei 2026

Fenomena berikutnya adalah konjungsi bulan dengan Venus, ketika keduanya tampak berdekatan di langit barat setelah Matahari terbenam.

Venus yang dikenal sebagai planet paling terang akan terlihat dekat dengan bulan, sehingga memudahkan pengamat mengenali posisinya tanpa teleskop.

Baca Juga: Intensitas Curah Hujan di Kota Bogor Capai 120 Milimeter, Dedie Rachim Sebut Sudah Tak Normal

6. Blue Moon – 31 Mei 2026

Fenomena terakhir di penghujung Mei adalah Blue Moon, yaitu bulan purnama kedua yang terjadi dalam satu bulan kalender.

Blue Moon termasuk fenomena langka yang hanya muncul beberapa tahun sekali dan menjadi asal-usul ungkapan populer “once in a blue moon”.

Masyarakat yang ingin menikmati fenomena langit Mei 2026 disarankan memilih lokasi terbuka dengan cuaca cerah agar pengamatan lebih optimal. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#Mei 2026 #hujan meteor #fenomena langit